Home NASIONAL 31 Oktober Pintu Tol Tak Lagi Terima Uang Tunai
NASIONAL

31 Oktober Pintu Tol Tak Lagi Terima Uang Tunai

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Para pengguana jalan tol siap-siaplah per 31 Oktober ini, seluruh jalan tol di Indonesia tak bisa lagi dibayar menggunakan uang tunai.

Direktur Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, Pungky Wibowo, mengatakan selain mampu mengurangi kemacetan, elektronifikasi ini juga bisa mencegah kenaikan tarif tol yang signifikan.

Salah satu keuntungannya dipercaya bisa meminimalkan besaran kenaikan tarif tol. “Jadi akan semakin efisien nantinya. Bahkan nanti ke depannya tarif tol tidak akan naik drastis bisa dengan kelipatan kecil. Sebut saja Rp 9.514 misalnya jadi inflasi terkendali dan masyarakat tidak dirugikan,” kata Pungky kepada wartawan, Selasa (10/10).

BI juga membuka kesempatan bank-bank lain untuk ikut serta dalam program elektronifikasi. Ketika dahulu hanya dimonopoli satu bank, maka ke depan akan ada banyak lagi.

“Sekarang ada 5 bank. Desember 2017 akan ada 3 tambahan bank lagi, Bank Mega, Bank Nobu dan Bank DKI. Sehingga integrasi akan lebih mudah dan lebih kuat. Masyarakat secara bebas dan nyaman menggunakan uang elektronik dari bank-bank tersebut,” ujar Pungky.

Terkait fee atau biaya dalam isi ulang, Pungky mengatakan hal ini diatur semata-mata guna menjaga agar bank tidak seenaknya dalam membebankan kepada nasabahnya.

Dia juga menegaskan dalam kebijakan tarif fee terserbut, BI akan mengutamakan kepentingan masyarakat. Dari aturan yang akan berlaku, fee ini hanya akan diberlakukan setiap pengisian e-money di atas Rp 200 ribu dengan besaran Rp 0 sampai Rp 750 per transaksi.

Pungky mengungkapkan bahwa ke depan BI akan terus menerima seluruh masukan dari masyarakat dalam proses integrasi dan elektronifikasi pembayaran. Sebagai upaya untuk memajukan perekonomian yang lebih efisien, nyaman dan tidak banyak cost.

“Sinergi akan terus dilakukan baik darat, laut dan udara. Kita akan ajak kumpul seluruh stakeholders dan upayakan semua pihak bisa mendukung program BI. Karena disisi lain BI berikan juga progam bantuan sosial non cash melalui kartu-kartu. Dan ini tidak ada beban biayanya,” tandasnya. (Mul)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Nelayan dari KNMP Bentenge Ekspor Perdana 1 Ton Ikan Segar ke Arab

Jakarta, hotfokus.com Keren, nelayan dari Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Bentenge, Kabupaten...

NASIONAL

Wamendag: Program B50 Tak akan Ganggu Ekspor Sawit ke Pakistan

Pakistan, hotfokus.com Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti Widya Putri, menegaskan...

NASIONAL

Waspada, Informasi Pendaftaran Program Bantuan Subsidi Upah 2026

Jakarta, hotfokus.com Masyarakat diingatkan tidak tergiur terhadap informasi palsu atau hoaks terkait...

RI Betot Potensi Transaksi Rp1,16 Triliun di CAEXPO 2025 di Tiongkok
NASIONAL

Rantai Pasok Distribusi JadiKunci Stabilitas Harga Pangan

Bandung, hotfokus.com Bencana alam yang meluluhlantakan sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh...