Home NASIONAL 2.886 Nelayan Indonesia Dapat Bekal Khusus, KKP Bidik Laut Lebih Aman dan Produktif!
NASIONAL

2.886 Nelayan Indonesia Dapat Bekal Khusus, KKP Bidik Laut Lebih Aman dan Produktif!

Share
2.886 Nelayan Indonesia Dapat Bekal Khusus, KKP Bidik Laut Lebih Aman dan Produktif!
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Pemerintah mulai memperkuat kualitas sumber daya manusia sektor perikanan. Sebanyak 2.886 nelayan mengikuti Pelatihan Sertifikat Kecakapan Nelayan (SKN) yang diselenggarakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara serentak di 25 lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada 16 provinsi.

Program ini menyasar peningkatan kemampuan nelayan dalam menghadapi berbagai risiko pekerjaan di laut. Materinya mencakup dasar-dasar pelayaran, pengoperasian alat tangkap, kegiatan penangkapan ikan, hingga prosedur keselamatan kerja.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menilai peningkatan kompetensi nelayan menjadi faktor penting agar pembangunan fasilitas KNMP memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat pesisir.

“KNMP perlu ditopang sumber daya manusia yang kompeten agar fasilitas yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal. Nelayan yang memiliki kecakapan dan mengutamakan keselamatan menjadi bagian penting dalam mendorong produktivitas serta aktivitas ekonomi masyarakat pesisir,” ujar Trenggono dalam keterangan resmi, Kamis (5/11).

Bukan Sekadar Sertifikat, Keselamatan Nelayan Jadi Prioritas

Kepala BPPSDM KP I Nyoman Radiarta menegaskan bahwa pengalaman melaut saja belum cukup untuk menjamin keselamatan nelayan. Mereka juga perlu memahami teknik pelayaran, penggunaan peralatan penangkapan ikan, serta penanganan kondisi darurat.

Menurut Nyoman, pembekalan tersebut penting untuk mengurangi risiko kecelakaan selama aktivitas penangkapan ikan berlangsung.

“Keselamatan nelayan adalah prioritas. Setiap nelayan yang berangkat melaut harus kembali dengan selamat kepada keluarganya. Karena itu, kecakapan dan pemahaman prosedur keselamatan perlu menjadi bekal setiap nelayan,” tegasnya.

Nyoman juga mengingatkan bahwa SKN bukan hanya dokumen pengakuan kompetensi. Lebih dari itu, sertifikasi harus mendorong nelayan menerapkan keterampilan dan prosedur kerja yang benar.

Karena itu, keberhasilan program tidak semata-mata dihitung dari jumlah sertifikat yang terbit, melainkan dari peningkatan kemampuan dan keselamatan nelayan ketika bekerja di laut. (SA/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Manufaktur RI Makin Panas! Indeks Bisnis Tembus 52,75, Pesanan Baru Ikut Melonjak
NASIONAL

Manufaktur RI Makin Panas! Indeks Bisnis Tembus 52,75, Pesanan Baru Ikut Melonjak

Jakarta, Hotfokus.com Industri manufaktur Indonesia menunjukkan sinyal pertumbuhan yang semakin kuat. Badan...

Danantara Siapkan Gebrakan di Bisnis Ayam, Targetnya Bukan Main!
NASIONAL

Danantara Siapkan Gebrakan di Bisnis Ayam, Targetnya Bukan Main!

Jakarta, Hotfokus.com Industri peternakan ayam nasional bersiap memasuki babak baru. BP BUMN...

Pengangguran Turun, MagangHub Jadi Jalan Pintas 46 Ribu Orang Masuk Dunia Kerja
NASIONAL

Pengangguran Turun, MagangHub Jadi Jalan Pintas 46 Ribu Orang Masuk Dunia Kerja

Jakarta, Hotfokus.com Kabar baik datang dari pasar tenaga kerja Indonesia. Badan Pusat...

Pengangguran RI Turun, 147,99 Juta Orang Kini Punya Pekerjaan!
NASIONAL

Pengangguran RI Turun, 147,99 Juta Orang Kini Punya Pekerjaan!

Jakarta, Hotfokus.com Pasar tenaga kerja Indonesia menunjukkan perkembangan positif. Badan Pusat Statistik...