Home NASIONAL YLKI Mantap Desak Pemerintah Bongkar Dalang Beras Oplosan Karena Rugikan Rakyat
NASIONAL

YLKI Mantap Desak Pemerintah Bongkar Dalang Beras Oplosan Karena Rugikan Rakyat

Share
Heboh Beras Oplosan! YLKI Desak Pemerintah Bongkar Dalangnya, Rakyat Dirugikan!
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Kasus dugaan bantuan beras oplosan kembali menggemparkan publik. Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) angkat suara dan mengecam keras kejadian yang dinilai merugikan masyarakat kecil sebagai penerima bantuan.

Ketua YLKI, Niti Emiliana, menegaskan bahwa pemerintah tak boleh membiarkan kasus ini berlalu tanpa penyelidikan. Ia mendorong pemerintah membentuk tim independen untuk mengusut tuntas dugaan penyaluran beras yang tidak memenuhi standar kualitas.

“Kami meminta investigasi dilakukan secara transparan. Publik berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi,” tegas Niti dalam keterangan resminya, Senin (4/8/2025).

Hak Konsumen Dilanggar, Pengawasan Lemah

YLKI menilai bahwa kasus ini bukan sekadar kelalaian distribusi, tapi sudah mencederai hak dasar konsumen. Jika terbukti benar, kasus ini menunjukkan lemahnya sistem pengawasan bantuan pangan oleh pemerintah.

Menurut Niti, distribusi beras bantuan harus menjunjung tinggi kualitas dan standar pangan yang layak konsumsi. Mengoplos beras atau menyalurkan beras berkualitas rendah untuk bantuan justru menjadi bentuk pengabaian terhadap hak konsumen dan prinsip keadilan sosial.

“Jika ditemukan pelanggaran, pemerintah wajib menindak tegas semua pihak yang terlibat. Bantuan sosial bukan ajang pencitraan yang merugikan rakyat,” kata Niti.

Edukasi Publik dan Posko Pengaduan Jadi Solusi

YLKI juga menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai standar beras yang layak dikonsumsi. Banyak konsumen tidak memiliki kemampuan atau alat untuk menilai mutu beras secara mandiri.

“Uji kualitas beras memerlukan laboratorium. Maka dari itu, pemerintah wajib menyosialisasikan ciri beras berkualitas kepada publik,” jelas Niti.

Tak hanya itu, YLKI mengusulkan pembentukan posko pengaduan satu pintu. Dengan begitu, masyarakat bisa lebih cepat melapor jika menerima bantuan beras yang diragukan kualitasnya. Posko ini juga akan mempercepat proses tindak lanjut dari pihak berwenang.

Kompensasi Wajib, Ketersediaan Pangan Harus Aman

Lebih lanjut, YLKI menegaskan bahwa jika terbukti terjadi penyaluran beras oplosan, pemerintah wajib memberikan kompensasi atau ganti rugi kepada masyarakat terdampak. Menurut Niti, langkah ini penting demi menjaga akuntabilitas dan kredibilitas pemerintah dalam menyalurkan bantuan sosial.

YLKI juga mengingatkan agar kasus beras oplosan tidak mengganggu ketersediaan pangan nasional. Pemerintah tetap dituntut menjaga pasokan beras yang cukup di pasar dengan kualitas sesuai standar dan harga terjangkau.

“Beras oplosan tak boleh jadi alasan langkanya pasokan atau naiknya harga. Ketersediaan pangan tetap harus dijamin,” tutup Niti.

Kasus beras bantuan oplosan ini menjadi alarm keras bagi semua pihak. Pemerintah tak bisa tinggal diam. Tindakan tegas, edukasi publik, dan tanggung jawab terhadap konsumen harus segera dijalankan. Rakyat berhak mendapatkan bantuan pangan yang layak, bukan sekadar formalitas distribusi. (DIN/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pemerintah dorong hilirisasi lewat KEK Gresik. Investasi tembus USD6,1 miliar, sektor manufaktur jadi motor utama.
NASIONAL

KEK Gresik Makin Moncer, Pemerintah Gaspol Hilirisasi Lewat Pabrik Melamin

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah mempercepat penguatan hilirisasi industri untuk mendorong transformasi ekonomi nasional....

NASIONAL

UU Perlindungan Konsumen Kurang ‘Bergigi’. Mendag: Perlu Direvisi

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah mengaku Undang-undang Perlindungan Konsumen (UUPK) No 8/1999 masih kurang...

Hilirisasi SDA Dipercepat, Pemerintah Dorong Investasi Berkelanjutan Berbasis Nilai Tambah
NASIONAL

Hilirisasi SDA Dipercepat, Pemerintah Dorong Investasi Berkelanjutan Berbasis Nilai Tambah

Jakarta, Hotfokus.com Rachmat Kaimuddin menekankan pentingnya percepatan hilirisasi sumber daya alam (SDA)...

Kemenkop dan MUI Bersatu, Koperasi Jadi Motor Penguatan Ekonomi Umat
NASIONAL

Kemenkop dan MUI Bersatu, Koperasi Jadi Motor Penguatan Ekonomi Umat

Jakarta, Hotfokus.com Kementerian Koperasi menggandeng Majelis Ulama Indonesia untuk memperkuat ekonomi umat...