Home NASIONAL Utang Dihapus Agar Nelayan Bisa Kembali Lebih Produktif
NASIONAL

Utang Dihapus Agar Nelayan Bisa Kembali Lebih Produktif

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menilai penghapusan utang terhadap UMKM, termasuk nelayan dan pembudidaya sebagai produsen pangan biru agar mereka bisa kembali produktif. Karena itu, pihaknya langsung gercep mengkaji lebih detail aturan tersebut.

“Langkah Presiden Prabowo jelas sekali, pembelaan kepada masyarakat kecil. Kami akan mempelajari secara detail mekanisme dan tancap gas melanjutkannya,” tegas menteri dalam keterangannya, Rabu (6/11/2024).

Selain itu, Trenggono mengungkap di sektor kelautan dan perikanan juga menerapkan model intervensi pemerintah untuk meningkatkan produktivitas masyarakat nelayan dan pembudidaya sebagai produsen pangan biru.

Disebutkan intervensi tersebut berupa pembangunan sarana prasana atau infrastruktur perikanan modern menggunakan anggaran KKP. Sejauh ini KKP sudah membangun modeling budidaya rumput laut, udang, lobster, dan nila salin di berbagai daerah Indonesia. Program modelin pun masih akan terus dilanjutkan hingga lima tahun mendatang.

“Kuncinya memang intervensi, pemerintah harus turun tangan. Kalau itu untuk pentingan pangan. Bisa atau tidak, pemerintah harus melakukan dan tidak akan pernah rugi karena dampak pertumbuhan yang dihasilkan akan sangat besar,” jelasnya.

Perwakilan Serikat Nelayan Tradisional, Kajidin, saat pertemuan dengan menteri, mengatakan nelayan di wilayahnya menyambut baik kebijakan penghapusan utang ini. Sebab banyak nelayan yang berutang ke perbankan untuk memenuhi biaya operasional melaut.

Apalagi kondisi saat ini penghasilan menurun sementara kebutuhan operasional tetap tinggi. Karenanya para nelayan antusias terhadap aturan yang sudah diteken tersebut.

Diharapkan program penghapusan utang ini nantinya berjalan tepat sasaran. “Untuk itu kementerian/lembaga yang menangani untuk turun langsung ke lapangan memastikan siapa saja yang berhak menerima bantuan penghapusan utang tersebut,” katanya. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Siap-Siap! Cukai Minuman Manis Dibidik Mulai 2027, Negara Incar Rp1,7 Triliun

Jakarta, Hotfokus.com Minuman manis dalam kemasan berpotensi menghadapi pungutan baru mulai tahun...

Realisasi investasi semester I 2026 menurut BKPM mencapai Rp1.010,6 triliun dan menyerap 1,448 juta tenaga kerja
NASIONAL

Investasi Rp1.010 Triliun Buka 1,44 Juta Lapangan Kerja, Ini Sumbernya!

Jakarta, Hotfokus.com Investasi yang masuk ke Indonesia sepanjang semester I 2026 mencapai...

Menperin: Industri Harus Tumbuh di Atas 20 Persen
NASIONAL

Menperin: Industri HarusTumbuh di Atas 20 Persen

Jakarta, hotfokus.com Pertumbuhan industri harus di atas 20 persen atau lebih tinggi...

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara
NASIONAL

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara

Tangerang, hotfokus.com Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) jajaki peluang untuk mengisi...