Jakarta, hotfokus.com
Kementerian Koperasi dan UKM menilai program Sampoerna Retail Community (SRC) milik PT HM Sampoerna Tbk. sebagai salah satu pilar penting dalam penguatan UMKM nasional. Selama 18 tahun berjalan, SRC konsisten mendorong transformasi toko kelontong menjadi usaha yang lebih berdaya saing dan berkelanjutan.
Hingga kini, SRC telah membina lebih dari 250 ribu toko kelontong di berbagai daerah. Program ini didukung oleh sekitar 6.300 mitra dan 10 ribu paguyuban, dengan total omzet jaringan yang mencapai Rp236 triliun per tahun. Capaian tersebut mencerminkan peran SRC dalam menggerakkan ekonomi berbasis kerakyatan.
Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, menegaskan SRC bukan sekadar jaringan ritel. Menurutnya, SRC telah berkembang menjadi ekosistem UMKM yang terstruktur dan berkelanjutan.“SRC hadir sebagai program strategis dan krusial. Program ini tidak hanya memberi pelatihan keterampilan, tetapi juga membuka akses pembiayaan, meningkatkan kapasitas manajerial, serta menghubungkan pelaku UMKM dengan ekosistem digital,” ujar Riza, Selasa (27/1/2026).
Data Kementerian UMKM menunjukkan dampak nyata program ini di lapangan. Sebanyak 77% toko SRC berhasil menambah jenis usaha baru, sementara 51% mampu menyerap tenaga kerja tambahan. Kontribusi SRC terhadap perekonomian nasional tercatat mencapai 2%, dengan dampak langsung pada sekitar 1 juta tenaga kerja dan 4 juta anggota keluarga.
Atas kontribusi tersebut, Kementerian UMKM memberikan apresiasi kepada PT HM Sampoerna Tbk. Riza menyebut komitmen perusahaan dalam membangun UMKM layak mendapat penghargaan.
“Kami mengapresiasi PT HM Sampoerna Tbk. atas kontribusinya dalam memperkuat ekosistem UMKM. Kehadiran SRC layak disebut sebagai pahlawan ekonomi berbasis akar rumput,” tegasnya.

Ke depan, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta diharapkan terus memperkuat peran SRC. Dukungan pada akses pangan, layanan keuangan, logistik, hingga konektivitas digital dinilai krusial agar UMKM semakin solid sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional. (DIN/GIT)
Leave a comment