Home EKONOMI Soal Rencana IPO PGE, EWI Minta Pertamina Tidak Terburu-Buru
EKONOMI

Soal Rencana IPO PGE, EWI Minta Pertamina Tidak Terburu-Buru

Share
Soal Rencana IPO PGE, EWI Minta Pertamina Tidak Terburu-Buru
Share

Jakarta, hotfokus.com

Pertamina diminta untuk tidak terburu-buru dan harus melakukan kajian yang komprehensif sebelum memutuskan untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) terhadap anak usahanya, PT Pertamina Geothermal Energy (PGE).

Sebelumnya, dikutip dari ruangenergi.com, Pertamina disebut tengah mempersiapkan rencana IPO PGE tersebut. Penawaran perdana untuk publik itu disebut akan digelar sekitar bulan Juli – Agustus tahun ini.

“IPO ini kan sebuah langkah untuk perusahaan menarik dana untuk pengembangan bisnis perusahaan. Yang penting harus diperhatikan jangan sampai setelah IPO harga saham itu anjlok dan tidak sesuai ekspektasi mendapat dana yang cukup, ternyata malah anjlok dan merugikan,” ujar Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia, Ferdinand Hutahean kepada Hotfokus.com, Rabu (14/2/2021).

Ferdinand juga mengatakan agar pada proses IPO, dicermati secara seksama supaya tidak ada permainan yang membuat harga sahamnya turun dan diborong oleh pihak tertentu, lalu kemudian dijual kembali ketika harganya naik.

“Jangan sampai Pertamina rugi, IPO tidak sesuai ekspektasi dan yang membeli saham kaya raya setelah harga saham naik. Ini yang harus diperhatikan Pertamina, tidak boleh buru-buru, harus sangat diperhatikan soal itu,” tuturnya.

Sementara itu, jika ditilik untung dan ruginya IPO tersebut, Ferdinand berpendapat bahwa meski Pertamina adalah perusahaan yang menguasai hajat hidup orang banyak, namun demikian bisa saja IPO yang dilakukan terhadap anak usahanya tidak mengganggu ritme Pertamina.

“Kalau di IPO kan menurut saya tidak apa-apa, tidak akan mengganggu bisnis utama Pertamina. Karena PGE ini anak usaha yang bisnis utamanya tidak sama dengan perusahaan induknya yaitu Pertamina,” pungkasnya. (SNU/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Menkeu: Bea Cukai Harus Kawal Permintaan Domestik
EKONOMI

Menkeu: Bea Cukai Harus Kawal Permintaan Domestik

Jakarta, hotfokus.com Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, meminta jajarannya terutama Bea...

Sepanjang 2023, Nilai Transaksi Lelang DJKN Tembus Rp44,34 T
EKONOMI

Di Taiwan, WNI Bayar Biaya Urus Paspor di Minimarket

Taipei, hotfokus.com Kabar gembira bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di Taiwan. Mereka...

Program SRC dinilai menjadi pilar penting pemberdayaan UMKM nasional dengan omzet Rp236 triliun dan dampak langsung ke jutaan tenaga kerja.
EKONOMI

SRC Jadi Penggerak Utama Pemberdayaan UMKM Nasional

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Koperasi dan UKM menilai program Sampoerna Retail Community (SRC)...

Satu Data Indonesia Resmi Jalan, Akselerasi Program Kopdes Merah Putih Makin Nyata
EKONOMI

Satu Data Indonesia Resmi Jalan, Akselerasi Program Kopdes Merah Putih Makin Nyata

Jakarta, Hotfokus.com Peluncuran Kolaborasi Satu Data Indonesia oleh Kementerian PPN/Bappenas menjadi angin...