Home EKONOMI Sektor Hulu Pertamina Tetap Berkontribusi untuk Ketahanan Energi Negeri
EKONOMI

Sektor Hulu Pertamina Tetap Berkontribusi untuk Ketahanan Energi Negeri

Share
sektor hulu pertamina tetap berkontribusi untuk ketahanan energi negeri
Share

Jakarta, hotfokus.com

Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi (subholding upstream), Whisnu Bahriansyah mengatakan, bahwa di tengah kondisi triple shock yang dialami sekor Industri minyak dan gas bumi saat ini, Subholding Upstream Pertamina tetap dapat menjaga produksi dan lifting serta melanjutkan eksplorasi, pengembangan dan inovasi-inovasi demi menjaga produksi dan lifting.

Seperti diketahui, tantangan berat akibat pandemi Covid-19, pelemahan demand, oversupply migas, penurunan harga minyak yang rendah sejak awal 2020, dan fluktuasi nilai tukar Dolar Amerika Serikat telah mempengaruhi kegiatan operasi perusahaan-perusahaan migas.

“Tapi Sektor Hulu Pertamina telah menjalankan Proyek Eksplorasi yang terdiri dari 31.852 km Seismic 2D, 755 km2 Seismik 3D dan 9 pengeboran sumur Eksplorasi. Selain itu dilakukan pula 233 sumur pengembangan,” kata Whisnu di Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Menurutnya, tantangan menjalankan operasi di masa pandemi Covid-19 cukup tinggi. Selain harus memastikan sisi operasional berjalan lancar, juga harus memastikan Protokol Covid-19 dijalankan secara konsisten untuk keselamatan pekerja.

Ia mmgungkapkan, bahwa Subholding Upstream Pertamina telah menjalankan beberapa Proyek Pengembangan. Beberapa di antaranya masuk ke dalam Proyek Strategis Nasional, seperti Proyek Jambaran Tiung Biru yang dioperasikan Pertamina EP Cepu (PEPC) di Jawa Timur.

“Total ada 6 sumur Pengembangan, 4 di Jambaran East dan 2 di Jambaran Central, semuanya telah rampung dilakukan tahapan Well Testing,” kata Whisnu.

Proyek Jambaran-Tiung Biru, kata dia, berhasil menerapkan inovasi perforasi secara rigless dengan Smart Coiled Tubing Unit pada 22 September 2020. Ini pertama kali di dunia dilakukan ACTive Distributed Temperature Sensing (DTS) untuk mengetahui zonal contribution di interval produksi 800 ft dengan kandungan CO2 dan H2S tinggi disertai laju produksi yang tinggi.

“Ini pertama kali di Indonesia, one-trip long perforation dengan interval 800ft menggunakan teknologi ACTive CIRP. Uji produksi berhasil secara aman dengan laju produksi melebihi 60 MMSCFD dengan kandungan H2S hingga 8.000 ppm dan CO2 mencapai 25%,” papar Whisnu.

Sedangkan Proyek Pengembangan lapangan KLD di Lepas Pantai Utara Jawa Barat yang dijalankan PHE ONWJ telah On Stream pada awal tahun 2021 dengan pencapaian sekitar 1.16 juta jam kerja aman dan sudah mulai diproduksikan sekitar 15 MMSCFD.

Sementara PHE WMO berhasil melakukan reaktifasi anjungan PHE 12 yang berada 50 km dari bibir pantai Kabupaten Bangkalan, Madura.

“Anjungan PHE-12 yang terdiri dari 2 sumur yaitu PHE-12 A1 dan PHE-12 A3, berhasil start up pada bulan November 2020. Proyek diharapkan dapat menambah produksi migas sebesar 1.000 BOPD bagi PHE WMO,” tukasnya.

“Pelaksanaan project strategis nasional dilakukan oleh Subholding Upstream Pertamina secara OTOBOSOR (on time, on budget, on schedule, on return) dalam rangka memberikan kontribusi bagi ketahanan energi nasional,” tambah dia

Selain kinerja operasi, lanjut dia, sepanjang 2020 Subholding Upstream Pertamina juga memperoleh beberapa penghargaan bergengsi dibidang lingkungan. Salah satunya berhasil memperoleh 29 Penghargaan PROPER melalui anak usahanya yaitu 6 PROPER Emas untuk PHE Jambi Merang, PHE WMO, JOB Tomori, PEP Aset 3 Subang field, PEP Aset 3 Tambun Field dan PEP Aset 1 Rantau field, serta 23 PROPER Hijau dari anak perusahaan lainnya.

“Apresiasi dan ucapan terima kasih kami sampaikan kepada semua stakeholders atas dukungan kepada Subholding Upstream Pertamina, sehingga proyek dan program yang dijalankan dapat berjalan lancar dengan tetap mengutamakan keselamatan melalui penerapan protokol Covid-19,” tutup Whisnu.(ERT/RIF)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja
EKONOMI

Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja

Jakarta, hotfokus.com Sektor industri menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan...

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya
EKONOMI

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya

Jakarta, Hotfokus.com Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tengah menjadi sorotan...

EKONOMI

Perpres Ditandatangani, KDKMP Jadi Simpul Distribusi Barang Bersubsidi

Jakarta, Hotfokus.com Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor
EKONOMI

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah masih mengantisipasi ketidakpastian masalah terkait energi dan logistik akibat...