Home NASIONAL Sekolah Perawat Banyak tapi Kualitasnya Jeblok
NASIONAL

Sekolah Perawat Banyak tapi Kualitasnya Jeblok

Share
Share

JAKARTA, HOTFOKUS – Anggota DPD RI asal Kalimantan Barat Maria Goreti mengatakan, jangankan sarana dan prasarana untuk praktik keperawatan, sarana dan prasarana gedung saja tidak layak.

Goreti mengungkap temuannya di beberapa daerah tersebut dalam rapat dengar pendapat Komite III DPD RI dengan Asosiasi Dinas Kesehatan (Adinkes), Rabu (6/9) di Senayan, Jakarta.

Senada dengan Goreti, senator asal NTB Lalu Suhaimi menambahkan, kemudahan perizinan diduga menjadi penyebab kuantitas sekolah perawat meningkat namun tidak disertai lonjakan kualitas. Karena itu menurutnya perlu dilakukan pembatasan perizinan untuk meningkatkan kualitas sekolah perawat di Indonesia.

Soal lain yang juga disoroti Suhaimi adalah status kepegawaian perawat honorer. Dalam pandangannya pemerintah belum memprioritaskan tenaga perawat honorer untuk dijadikan pegawai negeri sipil.

Padahal hingga saat ini masih terjadi kekurangan tenaga kesehatan di tiap desa se Indonesia.

Rapat dengar pendapat digelar untuk memperoleh masukan terkait implementasi UU No.38 Tahun 2014 tentang Keperawatan.

Ketua Adinkes Dr Krishnajaya MS memaparkan, pada prinsipnya perawat di Indonesia telah terlindungi oleh UU Keperawatan. Secara prinsip permasalahan bidang keperawatan yang krusial antara lain menyangkut kompetensi tenaga keperawatan di setiap fasilitas kesehatan.

Menanggapi pertanyaan seluruh senator, Krishnajaya membenarkan bahwa sertifikasi menjadi kunci bagi peningkatan kualitas perawat di Indonesia agar dapat bersaing di pasar global. Saat ini kewenangan sertifikasi ada di tangan Kemenkes.

Di akhir rapat, Fahira Idris menyampaikan bahwa meskipun telah terdapat kebijakan sertifikasi perawat yang saat ini merupakan kewenangan Kemenkes, di masa datang kebijakan tersebut harus ditingkatkan.

Menurutnya perlu dipertimbangkan pemberian sertifikasi dilakukan bukan oleh Kemenkes tetapi oleh lembaga independen tingkat internasional agar perawat Indonesia pun diakui kualitasnya secara internasional.

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Menkeu Bahas Beragam Hambatan PSN Onshore LNG Blok Masela
NASIONAL

Menkeu Bahas Beragam Hambatan PSN Onshore LNG Blok Masela

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah membahas beragam hambatan yang mengganjal proyek strategis nasional (PSN)...

PKH masuk Kopdes Merah Putih. Menkop sebut uang berputar di desa, penerima bansos kini berpeluang dapat SHU dan jadi lebih mandiri.
NASIONAL

PKH Masuk Kopdes Merah Putih, Menkop: Uang Berputar di Desa, Peluang SHU Terbuka Lebar!

Serang, hotfokus.com Integrasi penerima Program Keluarga Harapan (PKH) ke dalam ekosistem Kopdes...

Program Gentengisasi mulai di Menteng Tenggulun. Sebanyak 52 rumah direnovasi dan UMKM diperkuat untuk dorong ekonomi warga.
NASIONAL

Program Gentengisasi Resmi Dimulai! 52 Rumah di Menteng Tenggulun Disulap Jadi Layak Huni dan Ramah UMKM

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman langsung mengeksekusi program Gentengisasi di...

Danantara dan Arm Limited kerja sama bangun ekosistem semikonduktor, latih 15 ribu engineer, dan dorong Indonesia kuasai teknologi chip.
NASIONAL

Kerja Sama Danantara–Arm Limited, Indonesia Siapkan 15 Ribu Engineer Kuasai Teknologi Chip

Jakarta, hotfokus.com BPI Danantara Indonesia memperkuat langkah strategis di sektor teknologi melalui...