Home NASIONAL PUPR: Penanganan Pasca Banjir Demak Selesai H-10 Lebaran
NASIONAL

PUPR: Penanganan Pasca Banjir Demak Selesai H-10 Lebaran

Share
Share

Semarang, hotfokus.com

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan penanganan pasca banjir di ruas Simpang Tiga Trengguli-Batas Demak/Kudus, seperti membersihkan jalan dari sampah sisa banjir, bersihkan sisa aspal yang rusak, perbaikan lubang dan akan dilanjutkan overlay.

Direktur Pembangunan Jalan Ditjen Bina Marga, Wida Nurfaida, mengatakan arus lalulintas dari arah Kudus menuju Semarang dapat melalui jalur ini mulai Rabu (27/3/2024). Sedangkan arus lalu lintas dari arah Semarang menuju Kudus untuk sementara masih diarahkan melalui jalur alternatif.

Pihaknya menargetkan lalulintas di ruas ini ditargetkan normal untuk dua lajur/arah pada 31 Maret 2024. “Kondisi jalan nasional pasca banjir cukup ekstrim di Demak/Kudus ini tentunya akan mempengaruhi tingkat kemantapan jalan nasional di Provinsi Jawa Tengah,” katanya dalam keterangan yang dilansir Kamis (28/3/2024).

Saat ini Balai tengah masih membersihkan dan perbaikan. “Diharapkan Kudus arah Semarang H-14 bisa diselesaikan dan Semarang ke arah Kudus selesai H-10 karena kondisi yang harus dilakukan perbaikan lebih panjang” jelas Wida.

Terkait penanganan jalan nasional pasca banjir ini, Komisi V DPR RI mengharapkan perbaikan jalan nasional jangan sampai menganggu arus mudik/balik Lebaran 2024.

Berdasarkan data semester II- 2023 kemantapan jalan di Jawa Tengah mencapai 96,73%. Komisi V DPR RI berharap angka ini bisa ditingkatkan mengingat Jawa Tengah menjadi lintasan utama pergerakan masyarakat terutama saat mudik Lebaran.

Untuk mendukung arus mudik Lebaran 2024 di Jawa Tengah, Kementerian PUPR akan mempersiapkan Jalan tol Solo-Yogya-NYIA Kulonprogo seksi Colomadu-Klaten sepanjang 22,3 km yang akan difungsionalkan.

“Pada periode Lebaran tahun ini, terdapat penambahan panjang ruas fungsional dari Colomadu sampai dengan Inter Change Klaten yang tersambung ke jalan Provinsi Jatinom-Klaten kemudian ke jalan Nasional Yogya-Solo,” kata Sekretaris BPJT Apri Artoto.

Untuk pemberlakuan jalan tol fungsional ini sifatnya situasional mempertimbangkan pergerakan kendaraan. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Nelayan dari KNMP Bentenge Ekspor Perdana 1 Ton Ikan Segar ke Arab

Jakarta, hotfokus.com Keren, nelayan dari Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Bentenge, Kabupaten...

NASIONAL

Wamendag: Program B50 Tak akan Ganggu Ekspor Sawit ke Pakistan

Pakistan, hotfokus.com Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti Widya Putri, menegaskan...

NASIONAL

Waspada, Informasi Pendaftaran Program Bantuan Subsidi Upah 2026

Jakarta, hotfokus.com Masyarakat diingatkan tidak tergiur terhadap informasi palsu atau hoaks terkait...

RI Betot Potensi Transaksi Rp1,16 Triliun di CAEXPO 2025 di Tiongkok
NASIONAL

Rantai Pasok Distribusi JadiKunci Stabilitas Harga Pangan

Bandung, hotfokus.com Bencana alam yang meluluhlantakan sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh...