Home EKONOMI Presiden Tegaskan BBM Satu Harga di Papua
EKONOMINASIONAL

Presiden Tegaskan BBM Satu Harga di Papua

Share
Share

Jakarta, hotfokus – Presiden RI Joko Widodo ingin agar masyarakat yang tinggal di pegunungan maupun perbatasan Papua dapat menikmati harga kebutuhan pokok yang sama dengan wilayah lain di Indonesia. Demikian pun dengan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dalam pidato di depan Sidang Tahunan MPR-RI Tahun 2017 di Gedung MPR/DPR-RI, Jakarta, Rabu (16/8), Presiden juga menyebutkan dua daerah perbatasan lainnya, yaitu Pulau Miangas dan Pulau Rote.

Pidato Jokowi mengingatkan pada pencanangan program “Satu Harga BBM di Papua” pada 18 Oktober 2016. Saat itu Jokowi menyatakan tidak ingin terjadi ketidakadilan harga BBM di Papua dengan daerah lainnya.

Menurut Presiden ketika itu, harga BBM di Jawa pada kisaran Rp7.000 sedangkan di Wamena Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per liter. Di daerah lain Papua bahkan mencapai Rp100 ribu per liter. (kn)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pemerintah dorong hilirisasi lewat KEK Gresik. Investasi tembus USD6,1 miliar, sektor manufaktur jadi motor utama.
NASIONAL

KEK Gresik Makin Moncer, Pemerintah Gaspol Hilirisasi Lewat Pabrik Melamin

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah mempercepat penguatan hilirisasi industri untuk mendorong transformasi ekonomi nasional....

Ekonomi RI Tahan Guncangan Global, Airlangga: Konsumsi Kuat dan APBN Solid
EKONOMI

Ekonomi RI Tahan Guncangan Global, Airlangga: Konsumsi Kuat dan APBN Solid

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah optimistis kondisi ekonomi Indonesia tetap tangguh di tengah tekanan...

APCS 2026 Belawan jadi ajang promosi UMKM untuk menembus pasar global dan tingkatkan daya saing produk lokal.
EKONOMI

APCS 2026 Belawan Jadi Panggung UMKM, Produk Lokal Tembus Pasar Global

Jakarta, hotfokus.com Kementerian UMKM memanfaatkan ajang ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026...

NASIONAL

UU Perlindungan Konsumen Kurang ‘Bergigi’. Mendag: Perlu Direvisi

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah mengaku Undang-undang Perlindungan Konsumen (UUPK) No 8/1999 masih kurang...