Jakarta, Hotfokus.com
Kiprah PT Pertamina International EP (PIEP) dalam menerapkan prinsip keberlanjutan mendapat pengakuan di tingkat global. Perusahaan pengelola aset migas luar negeri Pertamina ini berhasil membawa pulang penghargaan Bronze Stevie® Award dalam ajang The 23rd Annual International Business Awards® (IBA) 2026.
PIEP memenangkan penghargaan pada kategori Sustainability Report melalui laporan keberlanjutan tahun 2025. Penyerahan penghargaan berlangsung di Pullman Paris Montparnasse, Paris, Prancis, pada 28 Oktober 2026.
Laporan tersebut mengusung tema “Sustainable Synergy: Global Growth, Optimized Operations, Empowered People, Profitable Future”. Tema ini menggambarkan strategi perusahaan dalam menyelaraskan ekspansi global, efektivitas operasional, pengembangan sumber daya manusia, dan penciptaan nilai jangka panjang.
Manager Relations PIEP Dhaneswari Retnowardhani menyebut pencapaian tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus memperbaiki keterbukaan informasi mengenai kinerja lingkungan, sosial, dan tata kelola atau ESG.

“Penghargaan Bronze Stevie® Award untuk Sustainability Report 2025 ini merupakan apresiasi atas komitmen PIEP dalam menyampaikan kinerja ESG secara transparan dan akuntabel,” ujar Dhaneswari.
Dia menjelaskan, partisipasi dalam kompetisi internasional juga memberikan kesempatan bagi PIEP untuk mengukur kualitas laporan keberlanjutan dibandingkan praktik perusahaan dari berbagai negara dan sektor industri.
Persaingan IBA 2026 berlangsung ketat dengan lebih dari 3.400 nominasi dari organisasi di 82 negara dan wilayah. Penilaian melibatkan lebih dari 200 profesional bisnis internasional yang terbagi dalam sembilan komite juri spesialis.
Para juri menjalankan proses evaluasi independen selama Juni dan Juli 2026 sebelum menentukan para penerima penghargaan.
PIEP berencana menjadikan pencapaian tersebut sebagai pemacu untuk meningkatkan standar pelaporan ESG sekaligus memperkuat kepercayaan mitra dan pemangku kepentingan.
Saat ini, PIEP mengelola portofolio aset migas Pertamina di 10 negara. Aktivitas perusahaan di pasar internasional tersebut mendukung pemenuhan kebutuhan minyak dan gas dalam negeri serta memperkuat ketahanan energi Indonesia. (***)
Leave a comment