Jakarta, hotfokus.com
PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menorehkan capaian penting di akhir 2025 dengan menemukan potensi minyak dan gas bumi baru di Wilayah Kerja Mahakam, Kalimantan Timur. Temuan ini menegaskan kontribusi PHE dalam memperkuat pasokan energi nasional melalui kegiatan eksplorasi berkelanjutan.
Potensi migas tersebut ditemukan melalui pengeboran sumur eksplorasi Metulang Deep (MDP)-1x yang dikerjakan oleh anak usaha PHE, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), di area lepas pantai South Mahakam. Sumur ini menjadi bagian dari strategi Near Field Exploration, yakni pendekatan eksplorasi yang mengoptimalkan infrastruktur lapangan migas yang telah memasuki fase matang agar pengembangan bisa dilakukan lebih cepat.
Direktur Eksplorasi PHE, Muharram Jaya Panguriseng, menyampaikan bahwa capaian ini lahir dari kerja konsisten tim eksplorasi. “Temuan ini mencerminkan keberhasilan penerapan konsep eksplorasi baru di wilayah mature, sekaligus hasil kolaborasi erat dengan SKK Migas dan Kementerian ESDM,” ujarnya.
Berdasarkan kajian awal, PHE memperkirakan sumber daya kontijen Original Oil in Place (OOIP) dari sumur MDP-1x mencapai sekitar 106 juta barel ekuivalen minyak (MMBOE). Potensi tersebut dinilai mampu memberi tambahan signifikan bagi produksi migas nasional serta mendukung target swasembada energi.
Sejak resmi mengelola Blok Mahakam pada 1 Januari 2018, PHM aktif melakukan pemboran eksplorasi. Dari enam sumur yang telah dibor, empat di antaranya berhasil mencatatkan penemuan, dengan MDP-1x masuk dalam kategori temuan yang menonjol.
Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), Sunaryanto, menegaskan pentingnya eksplorasi dalam menjaga kesinambungan produksi. “Temuan MDP-1x akan segera kami tindaklanjuti ke tahap pengembangan guna mendorong produksi berkelanjutan dan memperkuat rasio cadangan terhadap produksi,” jelasnya.
Sumur MDP-1x dibor hingga kedalaman terukur 4.260 meter. Meski target utama Formasi Yakin hanya dapat ditembus sebagian, tim eksplorasi berhasil mengidentifikasi potensi prospektif di lapisan Sepinggan Carbonate Sequence (SCS) dan Sepinggan Deltaic Sequence (SDS). Uji alir di zona SCS mencatat produksi hingga 2.821 barel minyak per hari (BOPD) serta gas sebesar 5 MMSCFD.

Capaian ini melengkapi rangkaian keberhasilan eksplorasi PHE sepanjang 2025 dan memperkuat komitmen investasi hulu migas Pertamina yang sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta tata kelola perusahaan yang bersih. (*)
Leave a comment