Home PERTAMINA Pertamina Terbangkan Pesawat Pakai Minyak Jelantah, Emisi Turun Drastis 84%!
PERTAMINA

Pertamina Terbangkan Pesawat Pakai Minyak Jelantah, Emisi Turun Drastis 84%!

Share
Pertamina Terbangkan Pesawat Pakai Minyak Jelantah, Emisi Turun Drastis 84%!
Share

Cilacap, Hotfokus.com

Pertamina resmi mencatat sejarah baru di industri penerbangan Indonesia. PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Cilacap sukses melakukan lifting perdana Sustainable Aviation Fuel (SAF) berbahan baku minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO). Produk ini siap mengudara bersama Pelita Air Services pada rute Jakarta–Denpasar pertengahan Agustus, dengan pasokan awal 32 kiloliter dari Kilang Cilacap.

Direktur Utama KPI, Taufik Adityawarman, menyebut SAF ini mampu memangkas emisi karbon hingga 84% dibandingkan avtur fosil. “Ini tonggak penting transisi energi menuju bahan bakar terbarukan,” ujarnya. Setiap maskapai pengguna SAF Pertamina akan mendapatkan sertifikat Proof of Sustainability dari ISCC CORSIA, membuktikan rantai pasoknya berstandar global.

Produk ini dihasilkan lewat teknologi Co-Processing UCO dengan Katalis Merah Putih buatan dalam negeri, memenuhi standar internasional ASTM D1655 dan Def Stan 91-091. Pertamina SAF menjadi yang pertama di Indonesia dan Asia Tenggara dengan sertifikasi resmi. Tahap awal menargetkan kapasitas 9 MB per hari dengan komposisi 2–3% UCO, dan pengiriman kapal perdana 1,7 juta liter ke Bandara Soekarno-Hatta sudah dijadwalkan.

Pertamina Group menggarap ekosistem SAF dari hulu ke hilir, melibatkan KPI, Pertamina Patra Niaga, dan Pelita Air. Wakil Dirut Pertamina, Oki Muraza, menegaskan SAF ini melampaui kemampuan lisensor internasional dalam mengolah UCO. Sementara Dirut Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengajak masyarakat berkontribusi mengumpulkan minyak jelantah di SPBU.

Pelita Air jadi maskapai pertama yang mengoperasikan SAF ini. Dirut Pelita Air, Dendy Kurniawan, menyebutnya terobosan besar demi energi hijau di aviasi. Komisaris Independen KPI, Prabunindya Revta Revolusi, menegaskan SAF ini memperkuat daya tawar Indonesia di dunia dengan kandungan 2,5% SAF tertinggi global.

Momentum ini sekaligus jadi kado HUT ke-80 RI, membuktikan Indonesia mampu mandiri energi dan memimpin inovasi bahan bakar hijau. (*)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Performa Elnusa Melonjak di 2025, Inovasi Teknologi Jadi Kunci Jaga Produksi Migas Nasional
PERTAMINA

Performa Elnusa Melonjak di 2025, Inovasi Teknologi Jadi Kunci Jaga Produksi Migas Nasional

Jakarta, hotfokus.com PT Elnusa Tbk mencatat pencapaian operasional yang kuat sepanjang 2025....

Prabowo Saksikan MoU Pertamina–Halliburton, Gaspol Dongkrak Produksi Migas RI
PERTAMINA

Prabowo Saksikan MoU Pertamina–Halliburton, Gaspol Dongkrak Produksi Migas RI

Washington D.C., hotfokus.com Langkah besar sektor energi kembali terjadi. PT Pertamina (Persero)...

Kronologi Tragedi Pesawat Pelita Air di Long Bawan, Misi BBM Berujung Duka
PERTAMINA

Kronologi Tragedi Pesawat Pelita Air di Long Bawan, Misi BBM Berujung Duka

Jakarta, Hotfokus.com Distribusi BBM Satu Harga di Kalimantan Utara mendadak berubah menjadi...

Pertamina Raih 35 Penghargaan PR Indonesia Awards 2026, Bukti Kekuatan Komunikasi Korporasi
PERTAMINA

Pertamina Raih 35 Penghargaan PR Indonesia Awards 2026, Bukti Kekuatan Komunikasi Korporasi

Jakarta, hotfokus.com PR Indonesia Awards 2026 menjadi panggung pembuktian bagi Pertamina Group....