Home NASIONAL Pertamina Kenalkan Gerakan Sadar Subsidi Untuk Ibu-ibu Anti Pelakor
NASIONAL

Pertamina Kenalkan Gerakan Sadar Subsidi Untuk Ibu-ibu Anti Pelakor

Share
Share

Balikpapan, Hotfokus.com

Dukung pemerintah dalam upaya penyaluran LPG tepat sasaran, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan laksanakan serangkaian program sosialiasi. Kali ini di hadapan 180 Ibu-ibu peserta seminar “Smart Woman“ yang diselenggarakan oleh Smart FM Balikpapan yang mengusung tema “Pelakor Semakin Ngetrend: Bagaimana Wanita Smart Menyikapinya”. Kegiatan berlangsung di Ballroom Swiss Bell Hotel Balikpapan, Kamis (08/11)

Region Manager Comm. & CSR Pertamina Kalimantan Yudi Nugraha menyatakan kegiatan sosialisasi ini sudah menjadi agenda rutin guna semakin menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya Ibu Rumah Tangga dalam memilih jenis LPG yang tepat. Apalagi sesuai Peraturan Presiden No. 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Penetapan Harga LPG 3 Kg telah diatur secara jelas peruntukan produk LPG 3 Kg sebagai barang subsidi yang selayaknya menjadi acuan bagi masyarakat.

“Sesuai dengan judul acara ini yaitu Seminar Smart Woman, Ibu-ibu jaman now juga harus smart dalam memilih jenis LPG. Jangan sampai dalam kegiatan masak-memasak sehari-hari atau bahkan operasional usaha, ibu-ibu kelas menengah ke atas malah mengambil jatah LPG orang miskin,” kata Yudi.

Lebih lanjut Yudi menjelaskan berdasarkan Peraturan Presiden tersebut yang juga diperkuat oleh UU No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil & Menengah dan Peraturan Menteri ESDM No.26 Tahun 2009 tentang penyediaan dan pendistribusian LPG, sudah jelas dinyatakan bahwa hanya masyarakat miskin dan usaha mikro yang berhak menggunakan LPG 3 Kg atau yang juga populer dengan sebutan gas melon. Sayangnya, fakta di lapangan masih menunjukan adanya pengguna LPG yang masih belum menyadari pentingnya memilih produk LPG sesuai peruntukannya.

Sebagai contoh di Kota Balikpapan, pada medio 2018 telah dilaksanakan kegiatan sidak bersama dengan Dinas Perdagangan Kota Balikpapan ke lokasi usaha yang berhasil menemukan pengusaha kuliner kelas menengah yang menimbun lebih dari 60 tabung LPG 3 Kg yang seharusnya menghiasi dapur masyarakat miskin ataupun gerobak-gerobak pengusaha mikro.

Namun demikian, dengan program komunikasi yang dilaksanakan, penggunaan LPG 3 Kg yang tidak tepat sasaran dapat semakin ditekan. Hal ini ditunjukan oleh angka konsumsi LPG Non Subsidi berbagai ukuran di Provinsi Kalimantan Timur pada bulan Oktober 2018 sejumlah 228.614 tabung atau meningkat 25 % dari realisasi bulan-bulan sebelumnya.

Ditemui pada kesempatan yang sama Station Manager Smart FM Balikpapan Maya Rafina menyatakan diangkatnya Pelakor sebagai tema seminar bukan tanpa alasan. Menurutnya, wanita jaman sekarang adalah wanita yang smart khususnya dalam menghadapi dinamika kehidupan. Dengan menghadirkan Dr. Tutut Handayani, M.Psi sebagai pembicara diharapkan para peserta dapat mengetahui cara menyikapi Fenomena wanita idaman lain dalam rumah tangga atau yang sekarang lebih akrab dengan sebutan Perebut Laki Orang atau Pelakor ini.

Menanggapi pemiliah tema tersebut, Yudi berpendapat Pelakor merupakan fenomena yang cukup meresahkan karena mengambil hal yang bukan menjadi hak nya. Jika disambungkan dengan penggunaan LPG, kenyataan di lapangan pun juga masih menunjukan adanya ibu-ibu kelas menengah bahkan atas yang masih menggunakan LPG subsidi.

“Sama halnya dengan Pelakor yang mengambil hak rumah tangga orang lain, ibu-ibu mampu yang masih pakai LPG 3 Kg pun telah mengambil hak orang miskin. Hal ini harus diluruskan agar Pelakor Miskin alias Pengambil LPG Hak Orang Miskin dapat beralih ke LPG non subsidi,” pungkas Yudi.(RAL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Bea Cukai dan BAIS TNI Bongkar Pita Cukai Palsu Rp570 Miliar, Puskepi: Presiden Harus Beri Perhatian Serius

Jakarta, hotfokus.com Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria, mengapresiasi keberhasilan...

NASIONAL

Mainkan ‘Piring’ Rakyat, Pemerintah Bakal Sikat Mafia Pangan

Jakarta, hotfokus.com Ditengarai memainkan ‘isi piring’ rakyat, pemerintah bakal menertibkan dan menyikat...

Bea Cukai dan BAIS TNI bongkar sindikat pita cukai ilegal di Jepara-Semarang, selamatkan potensi kerugian negara Rp570 miliar.
NASIONAL

Bea Cukai Bongkar Sindikat Pita Cukai Ilegal, Negara Selamat dari Kerugian Rp570 Miliar

Jakarta, hotfokus.com Aksi sindikat pita cukai ilegal di Jawa Tengah akhirnya terbongkar....

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Target 30 Ribu Unit Dikebut
NASIONAL

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Target 30 Ribu Unit Dikebut

Jakarta, Hotfokus.com Presiden Prabowo Subianto resmi mengoperasikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih...