Bali, Hotfokus.com
Penguatan kerja sama lintas negara menjadi agenda penting dalam membangun masa depan energi Asia Tenggara. Hal ini mengemuka dalam penutupan pertemuan Dewan ASEAN Council on Petroleum and Energy (ASCOPE) ke-51 di Bali, yang menghasilkan sejumlah kesepakatan untuk memperkuat ketahanan energi regional.
Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri, menekankan bahwa strategi energi kawasan harus mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang. Menurutnya, negara-negara ASEAN perlu memastikan sistem energi mampu menopang perekonomian sekaligus menjamin ketersediaan energi bagi generasi berikutnya.
“Di sektor energi, ketahanan berarti memastikan bahwa sistem yang kita andalkan saat ini mampu terus memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung perekonomian, dan melayani generasi mendatang,” ujar Simon.
Perbedaan Negara Jadi Modal Kolaborasi
Simon menilai setiap negara memiliki keunggulan, kapasitas, dan tantangan tersendiri dalam mengembangkan sektor energi. Karena itu, kolaborasi perlu berangkat dari kemampuan masing-masing negara agar menghasilkan manfaat bersama.
“Kekuatan kita bukan terletak pada upaya menjadikan setiap negara sama, melainkan pada kemampuan untuk mendorong setiap negara menyumbangkan keunggulan dan kapasitas uniknya demi mencapai tujuan bersama,” jelasnya.
ASCOPE juga menjadi ruang bagi perusahaan energi nasional untuk berbagi pengalaman, memperluas pertukaran pengetahuan, dan membangun kemitraan strategis. Kerja sama tersebut semakin relevan di tengah tantangan transisi energi, keamanan rantai pasok, dan kebutuhan pengembangan teknologi.
Timor Gap Buka Peluang Kerja Sama Baru
Partisipasi Timor Leste sebagai anggota penuh ASCOPE turut membuka peluang bagi Timor Gap, perusahaan energi nasional negara tersebut yang telah berusia 15 tahun.
Perwakilan Timor Leste, Zeferino, mengapresiasi penyelenggaraan forum di Bali. Keanggotaan ASCOPE memungkinkan Timor Gap memperluas hubungan dengan perusahaan minyak nasional ASEAN, baik dalam kegiatan hulu dan hilir migas maupun pengembangan konten lokal, pemberdayaan UMKM, serta program tanggung jawab sosial perusahaan.
Selain memperluas kemitraan energi, pengalaman Indonesia menjadi bahan pembelajaran bagi Timor Leste yang sedang menyiapkan diri sebagai tuan rumah KTT ASEAN 2029.

Pertemuan ASCOPE ke-51 pun mempertegas pentingnya sinergi regional untuk membangun sistem energi yang lebih tangguh, mandiri, dan berkelanjutan bagi negara-negara Asia Tenggara. (*)
Leave a comment