Home NASIONAL Persatuan Indonesia Harus Dijaga di Tahun Pemilu 2019
NASIONAL

Persatuan Indonesia Harus Dijaga di Tahun Pemilu 2019

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kami sangat prihatin dengan semakin memanasnya suhu politik menyongsong Pemilu 2019, demikian disampaikan Suryo Susilo, Ketua Forum Silaturahmi Anak Bangsa (FSAB) usai bersilaturahmi dengan Pembina FSAB, Sidarto Danusubroto (15/1).

Belum selesai dengan masyarakat yang ‘terbelah’ akibat Pilkada tahun 2017 (terurama Pilkada DKI Jakarta), keterbelahan masyarakat makin luas dan pertentangan makin tajam dengan hiruk pikuk kampanye yang sedang berlangsung. Hal tersebut bisa kita rasakan di akar rumput, termasuk diberbagai sosial media. Tidak sedikit yang saling menyerang dan saling ‘melecehkan’ sehingga mengganggu keharmonisan hubungan antar masyarakat. Kalau situasi seperti ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin suatu saat akan terjadi konflik, demikian diingatkan Susilo.

Susilo menambahkan, perbedaan pendapat dan pilihan silahkan saja, tetapi persatuan bangsa harus lebih diutamakan. Mari kita kembali ke asas Pemilu yaitu ‘langsung, umum, bebas dan rahasia’ serta ‘jujur dan adil’. Biarlah pilihan terhadap calon tetap menjadi ‘rahasia’ masing-masing dan tidak perlu dipaksa untuk dukung mendukung, apalagi diajak untuk serang menyerang.

Menurut Susilo, perlu kesadaran yang sungguh2 dari elit politik untuk menahan diri dengan pernyataan-pernyataan yang bisa lebih memanaskan suhu politik. Bagi elit politik, mungkin sudah terbiasa hari ini saling menyerang lawan politik, besoknya minum kopi bersama seperti tidak pernah terjadi apa2; tetapi bagi masyarakat di akar rumput kondisinya berbeda; bisa jadi sudah terlanjur ‘bentrok’ dan timbul korban, yang mengakibatkan rasa antipati diantara yang berbeda pilihan.

Deklarasi Pemilu Damai harus sungguh2 diwujudkan dan dijabarkan secara luas oleh seluruh “tim sukses” sampai ke tingkat pelaksana kampanye yang paling bawah. Apa gunanya menang Pemilu tapi Bangsa Indonesia terpecah, tegas Susilo. (rk/red)

Share

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Hotspot Karhutla Anjlok 77,5%, Sumatera Selatan Justru Jadi Sorotan!

Jakarta, Hotfokus.com Titik panas atau hotspot yang menjadi indikasi kebakaran hutan dan...

Investasi ke Obligasi Dilirik, HR dan HPE Emas Mendelik
NASIONAL

Investasi ke Obligasi Dilirik, HR dan HPE Emas Mendelik

Jakarta, hotfokus.com Banyak orang berduit lebih melirik obligasi untuk investasi ketimbang mengalihkan...

Industri Ngeluh Harga Bahan Baku Lokal Mahal. Kemenperin Akan Beri Solusi!
NASIONAL

Industri Ngeluh Harga Bahan Baku Lokal Mahal. Kemenperin Akan Beri Solusi!

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan memberi solusi terhadap keluhan pelaku industri...

Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University,
NASIONAL

Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University,

Jatinangor, Hotfokus.com Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengukuhkan Prof. Yudi Azis sebagai...