Home NASIONAL Perjanjian Dagang Indonesia–AS Resmi Berlaku, Luhut: Ribuan Produk RI Kini Bisa Masuk Amerika Tanpa Tarif
NASIONAL

Perjanjian Dagang Indonesia–AS Resmi Berlaku, Luhut: Ribuan Produk RI Kini Bisa Masuk Amerika Tanpa Tarif

Share
Perjanjian Dagang Indonesia–AS Resmi Berlaku, Luhut: Ribuan Produk RI Kini Bisa Masuk Amerika Tanpa Tarif
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Pemerintah Indonesia resmi memperkuat posisi ekonomi global setelah menandatangani Agreement on Reciprocal Trade (ART) dengan Amerika Serikat di Washington, D.C., pada 20 Februari 2026. Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menilai kesepakatan ini menjadi langkah penting untuk menjaga kepentingan nasional di tengah ketidakpastian tarif global.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Airlangga Hartarto bersama United States Trade Representative, Jamieson Greer. Kesepakatan ini langsung menjadi tonggak baru dalam hubungan ekonomi kedua negara.

Luhut menegaskan bahwa perjanjian ini memberi kepastian bagi Indonesia dalam menghadapi dinamika perdagangan dunia yang semakin kompetitif.

“Perjanjian ini memastikan posisi Indonesia tetap kuat dan kredibel di tengah ketidakpastian perdagangan global. Ini adalah langkah strategis untuk melindungi kepentingan nasional sekaligus memperkuat daya saing ekonomi kita,” ujar Luhut, Senin (23/02/2026).

Salah satu poin krusial dalam kesepakatan ini adalah pembatasan tarif resiprokal maksimal 19%. Selain itu, sebanyak 1.819 produk ekspor unggulan Indonesia kini mendapatkan akses tarif 0% ke pasar Amerika Serikat.

Produk tersebut mencakup minyak sawit, kopi, kakao, rempah-rempah, karet, produk elektronik, hingga mineral penting. Total nilainya mencapai USD 6,3 miliar atau sekitar 21,2% dari total ekspor Indonesia ke pasar Amerika Serikat.

Tak hanya itu, pemerintah AS juga membuka akses tarif nol persen untuk produk tekstil dan apparel dalam jumlah tertentu. Kebijakan ini memberi dampak besar bagi industri padat karya nasional yang menyerap lebih dari 4 juta tenaga kerja dan menjadi pilar penting sektor manufaktur.

Menurut Luhut, kebijakan tarif nol persen ini menunjukkan komitmen kuat untuk melindungi industri nasional sekaligus menjaga lapangan kerja.

“Akses tarif nol persen untuk ribuan produk unggulan dan sektor tekstil menunjukkan bahwa kepentingan industri nasional dan perlindungan lapangan kerja menjadi prioritas utama dalam perjanjian ini,” tegasnya.

Kesepakatan ini sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis dalam perdagangan global, terutama saat ketidakpastian tarif dan proteksi dagang meningkat di berbagai negara. (SA/GIT)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pemerintah dorong hilirisasi lewat KEK Gresik. Investasi tembus USD6,1 miliar, sektor manufaktur jadi motor utama.
NASIONAL

KEK Gresik Makin Moncer, Pemerintah Gaspol Hilirisasi Lewat Pabrik Melamin

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah mempercepat penguatan hilirisasi industri untuk mendorong transformasi ekonomi nasional....

NASIONAL

UU Perlindungan Konsumen Kurang ‘Bergigi’. Mendag: Perlu Direvisi

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah mengaku Undang-undang Perlindungan Konsumen (UUPK) No 8/1999 masih kurang...

Hilirisasi SDA Dipercepat, Pemerintah Dorong Investasi Berkelanjutan Berbasis Nilai Tambah
NASIONAL

Hilirisasi SDA Dipercepat, Pemerintah Dorong Investasi Berkelanjutan Berbasis Nilai Tambah

Jakarta, Hotfokus.com Rachmat Kaimuddin menekankan pentingnya percepatan hilirisasi sumber daya alam (SDA)...

Kemenkop dan MUI Bersatu, Koperasi Jadi Motor Penguatan Ekonomi Umat
NASIONAL

Kemenkop dan MUI Bersatu, Koperasi Jadi Motor Penguatan Ekonomi Umat

Jakarta, Hotfokus.com Kementerian Koperasi menggandeng Majelis Ulama Indonesia untuk memperkuat ekonomi umat...