Home EKONOMI Pandemi Hajar Industri Pariwisata, Ini Solusi Kemenparekraf
EKONOMINASIONAL

Pandemi Hajar Industri Pariwisata, Ini Solusi Kemenparekraf

Share
Pandemi Hajar Industri Pariwisata, Ini Solusi Kemenparekraf
Pandemi Hajar Industri Pariwisata, Ini Solusi Kemenparekraf
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membenarkan bahwa industri pariwisata nasional babak belur dihajar Pandemi Covid-19. Industri perhotelan, restoran, cafe dan turunannya seperti spa dan industri penunjang lainnya tumbang karena jumlah wisatawan baik domestik atau wisatawan mancanegara (wisman) turun drastis. Bahkan industri perhotelan dan restoran menelan kerugian hingga puluhan triliun rupiah.

Deputi Pemasaran Kemenparekraf, Nia Niscaya menjelaskan bahwa selama tahun 2020 jumlah wisman anjlok 75,03 persen jika dibandingkan tahun 2019 menjadi 4,02 juta. Hal ini membuat devisa negara juga anjlok drastis dan para pelaku usaha di sektor pariwisata terpaksa harus dirumahkan.

“Boarder ditutup, negara lain melakukan lockdown maka pasti saja jumlah wisatawan asing turun dan devisa kita anjlok. Oleh sebab itu kita harus melakukan mitigasi di tahun 2021 untuk mulai bangkit,” kata Nia dalam webinar bertema Membangkitkan Optimisme Industri Pariwisata Nusantara, Kamis (4/3/2021).

Dijelaskannya bahwa pandemi Covid-19 yang masih terjadi bahkan munculnya varian baru di beberapa negara, maka pemerintah tetap berupaya untuk menarik minat wisatawan. Namun untuk saat ini pemerintah akan memfokuskan untuk menyasar wisatawan domestik.

Nia berharap agar pengelola pariwisata mulai dari agen perjalanan, perhotelan, restoran dan spot wisata untuk mulai melakukan perubahan dan penyesuaian diri terhadap perubahan gaya hidup masyarakat. Sebab dengan melakukan penyesuaian diri dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat maka peluang untuk menarik wisatawan justru terbuka lebar. Diakuinya bahwa pandemi Covid-19 membawa perubahan tren wisatawan.

“Tren kan kalau dulu tempat yang ramai di mana itu yang dicari tapi sekarang yang dicari yang tidak ramai dan bagaimana penerapan protokol kesehatannya. Orang sekarang nyari tempat wisata yang tidak terlalu ramai dan cari yang nuansa alam, jadi ada perubahan tren, lalu nyari yang direct flight dan protokol kesehatan yang diketat,” ungkap Nia.

Demi membantu pemasaran para pelaku usaha di sektor industri pariwisata, Kemenparekaraf berharap agar mereka dapat mendaftarkan diri untuk mendapatkan sertifikasi CHSE. Dengan memiliki sertifikasi CHSE ini maka tingkat keamanan dan kesehatan wisatawan bisa dijamin selama berwisata.

CHSE adalah singkatan dari Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan). CHSE mulai diterapkan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia sejak September 2020. CHSE dibuat berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Protokol Kesehatan di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“Pemasaran pariwisata kita ini kan sangat tergantung penanganan Covid-19 karena itu berkaitan dengan persepsi. Kalau persepsi aman maka wisatawan juga akan datang,” pungkasnya. (DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Siap-Siap! Cukai Minuman Manis Dibidik Mulai 2027, Negara Incar Rp1,7 Triliun

Jakarta, Hotfokus.com Minuman manis dalam kemasan berpotensi menghadapi pungutan baru mulai tahun...

Realisasi investasi semester I 2026 menurut BKPM mencapai Rp1.010,6 triliun dan menyerap 1,448 juta tenaga kerja
NASIONAL

Investasi Rp1.010 Triliun Buka 1,44 Juta Lapangan Kerja, Ini Sumbernya!

Jakarta, Hotfokus.com Investasi yang masuk ke Indonesia sepanjang semester I 2026 mencapai...

Menperin: Industri Harus Tumbuh di Atas 20 Persen
NASIONAL

Menperin: Industri HarusTumbuh di Atas 20 Persen

Jakarta, hotfokus.com Pertumbuhan industri harus di atas 20 persen atau lebih tinggi...

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara
NASIONAL

P2MI Jajaki Peluang Kerjadi Bandara Internasional Berbagai Negara

Tangerang, hotfokus.com Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) jajaki peluang untuk mengisi...