Home NASIONAL Luhut Klaim Anies-Sandi Sepakat Cabut Moratorium Reklamasi
NASIONAL

Luhut Klaim Anies-Sandi Sepakat Cabut Moratorium Reklamasi

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com
Menteri Koordinator Bidang kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim, Sandiaga Uno (Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih) telah menemuinya untuk mendengar langsung alasan pihaknya mencabut moratorium 17 pulau reklamasi di pantai utara Jakarta.

Luhut pun mengklaim Sandi telah sepakat dengan pemikiran tim-nya bahwa tidak ada masalah Amdal pada reklamasi pulau yang sempat menjadi kontroversi saat Menko Maritim waktu itu, Rizal Ramli memutuskan untuk menghentikan proses relkamasi lantaran disebut tidak melalui perizinan Amdal.

“Ya dia (Sandi Uno) datang kemari, saya jelasin, jadi pak Ridwan (Deputy Menko Maritim) brief mereka, jadi gak usah ribut di luar gitu lho, jelasin mana yang gak setuju, yang kaji itu kan kita-kita semua. Jadi jangan dibuat di luar itu seperti ada yang aneh, gak ada yang aneh,” ujar Luhut di Jakarta, Senin (9/10).

Luhut menegaskan, moratorium tersebut dicabut atas persetujuan juga dari seluruh Kementerian/Lembaga yang terlibat disana.
Kemudian terkait masa percobaan selama tiga bulan, Luhut menjelaskan bahwa pihaknya membuat semacam ceklist yang menjadi perhatian khusus dan meminta kepada seluruh pihak yang bekerja untuk menepati prosedur yang telah ditentukan dan tidak melanggar kaidah-kaidah yang tercantum dalam Amdal.

“Ada beberapa item yang mereka minta, jadi kami bikin ceklist semua pekerjaan itu harus mengikuti ceklist itu. Kalau ada yang tidak sesuai ya kita hentikan,” tegasnya.

Dia pun memastikan seluruh prosedur maupun tahapan serta perizinan terkait reklamasi itu sudah sesuai dan tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan.

Luhut juga mempersilahkan para pihak yang berkepentingan untuk sama-sama mengawasi prosesnya agar tidak terjadi penyimpangan. “Tidak ada keinginan dari Gubernur, ini semua dari atas (Pemerintah Pusat), bahwa ini sudah dilakukan kajian dengan benar. Kalau mereka bisa menunjukkan ada yang tidak benar, ya itu harus kita terima,” tambahnya.

Mantan Menkopolkam ini pun berjanji akan membeberkan segala sesuatunya terkait moratorium pulau reklamasi itu minggu depan setelah dirinya pulang dari kunjungan kerja ke Amerika terkait masalah persiapan event IMF/World Bank tahun depan. “Nanti ke media kita akan bikin paparan lengkap setelah saya balik dari Amerika, poekan depan, nanti kau mau tanya semuanya silahkan,” pungkasnya. (SNU)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Kementan dan Pemkab Pekalongan mempercepat tanam tebu untuk mendukung swasembada gula nasional pada 2026.
NASIONAL

Percepatan Tanam Tebu Digenjot, Pekalongan Kejar Target 234 Hektare untuk Dukung Swasembada Gula

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pertanian bersama Pemerintah Kabupaten Pekalongan mempercepat upaya swasembada gula...

Rektor UNM optimistis swasembada pangan Indonesia berlanjut dan menilai sektor pertanian terus menunjukkan kinerja positif.
NASIONAL

Rektor UNM Yakin Swasembada Pangan Berkelanjutan, Apresiasi Kinerja Pemerintah

Jakarta, hotfokus.com Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Farida Patittingi, menyatakan optimisme...

Kementan memperkuat cadangan pakan ternak dan Bank Pakan untuk menjaga produktivitas peternakan saat musim kemarau 2026.
NASIONAL

Kementan Perkuat Cadangan Pakan Ternak untuk Hadapi Musim Kemarau 2026

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat cadangan pakan ternak nasional sebagai langkah...

NTP Mei 2026 naik 1,99 persen menjadi 127,73. Mentan Amran menyebut pendapatan dan daya beli petani semakin membaik.
NASIONAL

NTP Naik 1,99 Persen, Mentan Amran: Pendapatan Petani Semakin Meningkat

Jakarta, hotfokus.com Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut kenaikan Nilai Tukar Petani...