Home NASIONAL Kurangi Impor, Pemerintah Rilis Peta Jalan Hilirisasi Aspal Buton
NASIONAL

Kurangi Impor, Pemerintah Rilis Peta Jalan Hilirisasi Aspal Buton

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Untuk mengurangi ketergantungan impor serta menjadi tulang punggung kebutuhan aspal nasional, pemerintah merilis hilirisasi aspal Buton. Apalagi Indonesia memiliki potensi cadangan aspal alam besar.

“Aspal Buton merupakan aset nasional. Dengan memanfaatkan aset ini dapat meningkatkan kemandirian nasional dalam sektor aspal, mengurangi impor, dan membuka lapangan kerja baru,” kata Plt Dirjen Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil (IKFT), Reni Yanita, dalam keterangannya, Kamis (7/11/2024).

Ia menilai potensi ini semakin strategis, mengingat pemerintah berupaya memenuhi sebagian besar kebutuhan aspal nasional dengan sumber daya domestik, sejalan dengan visi swasembada nasional 2030.

Karenanya, pemerintah terus membangun industri aspal Buton agar berdampak besar terhadap perekonomian dan pemerataan pembangunan di Indonesia, terutama di daerah.

Untuk itu, pemerintah menargetkan akan meningkatkan penggunaan aspal Buton hingga 90 persen dari kebutuhan nasional dengan mengembangkan dua industri pengolahan aspal murni dan menyertifikasi sepuluh pabrik dengan standar industri hijau pada 2030 mendatang.

Saat ini, Reni mengungkap ada 37 pabrik pengolahan aspal Buton yang tersebar di Indonesia dan memproduksi berbagai jenis produk seperti B5/20, B50/30, CPHMA, pracampur dan aspal murni, serta menyerap lebih dari 800 tenaga kerja. Namun, pada periode 2019-2023, rata-rata penggunaan aspal Buton dalam proyek nasional hanya mencapai sekitar 5 persen. Sedangkan kebutuhan aspal lainnya sebagian besar masih dipenuhi melalui impor.

Dengan beroperasinya pabrik ini secara penuh, diperkirakan substitusi impor dapat meningkat drastis dan berkontribusi pada pengurangan defisit perdagangan.

Untuk mengatasi tantangan rendahnya utilisasi aspal Buton, Kementerian Perindustrian telah mengambil sejumlah langkah strategis sepanjang 2024, termasuk kegiatan business matching produk dalam negeri, koordinasi Dana Alokasi Khusus dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian PUPR, sosialisasi regulasi tata kelola, serta partisipasi di Konferensi 12th Malaysian Road Conference & Exhibition 2024.

Selain itu, Kemenperin juga menyusun kajian teknologi dan keekonomian serta merencanakan revisi standar kualitas nasional (SNI) untuk menjamin mutu produk aspal yang dihasilkan. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Menkeu Bahas Beragam Hambatan PSN Onshore LNG Blok Masela
NASIONAL

Menkeu Bahas Beragam Hambatan PSN Onshore LNG Blok Masela

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah membahas beragam hambatan yang mengganjal proyek strategis nasional (PSN)...

PKH masuk Kopdes Merah Putih. Menkop sebut uang berputar di desa, penerima bansos kini berpeluang dapat SHU dan jadi lebih mandiri.
NASIONAL

PKH Masuk Kopdes Merah Putih, Menkop: Uang Berputar di Desa, Peluang SHU Terbuka Lebar!

Serang, hotfokus.com Integrasi penerima Program Keluarga Harapan (PKH) ke dalam ekosistem Kopdes...

Program Gentengisasi mulai di Menteng Tenggulun. Sebanyak 52 rumah direnovasi dan UMKM diperkuat untuk dorong ekonomi warga.
NASIONAL

Program Gentengisasi Resmi Dimulai! 52 Rumah di Menteng Tenggulun Disulap Jadi Layak Huni dan Ramah UMKM

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman langsung mengeksekusi program Gentengisasi di...

Danantara dan Arm Limited kerja sama bangun ekosistem semikonduktor, latih 15 ribu engineer, dan dorong Indonesia kuasai teknologi chip.
NASIONAL

Kerja Sama Danantara–Arm Limited, Indonesia Siapkan 15 Ribu Engineer Kuasai Teknologi Chip

Jakarta, hotfokus.com BPI Danantara Indonesia memperkuat langkah strategis di sektor teknologi melalui...