Home EKONOMI Koperasi KSS Sukses Tembus Pasar Cokelat Dunia
EKONOMI

Koperasi KSS Sukses Tembus Pasar Cokelat Dunia

Share
koperasi kss sukses tembus pasar cokelat dunia
koperasi kss sukses tembus pasar cokelat dunia
Share

Jakarta, hotfokus.com

Koperasi Kerta Semaya Samaniya (KSS) di Desa Nusasari, di Kabupaten Jembrana, Bali, yang memproduksi kakao dari para petani anggotanya berhasil menembus pasar cokelat dunia antara lain Prancis, Finlandia, dan Jepang.

Menurut Ketua Koperasi KSS Ketut Wiadnyana, komoditas kakao produksi para petani di Bumi Mekepung itu bahkan telah mendapat pengakuan dari lembaga uji mutu internasional.

“Koperasi KSS ini didirikan dengan tujuan menciptakan lapangan pekerjaan bagi warga, meningkatkan produktivitas, dan kesejahteraan petani,” kata Ketus dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (07/6/2019).

Pada tahun 2018, kata dia. omzet KKS sudah mencapai Rp 1,82 miliar, meningkat dari Rp 1,75 miliar pada tahun 2017.

“Pengembangan koperasi yang berdiri tahun 2006 ini tidak mudah, pernah jatuh karena buah kakao di lahan seluas 600 ha diserang hama yang menyebabkan kerugian besar,” kata Ketut.

“Tapi kami tidak ingin membiarkan koperasi terpuruk karena masalah tersebut. Maka, harus ada semangat perubahan sehingga koperasi terus maju,” tambah dia.

Upaya melakukan perbaikan mutu dan target menembus pasar ekspor mendorong Koperasi KSS meningkatkan kompetensi.

Koperasi KSS kerap mengikuti bimbingan teknis yang diselenggarakan Kementerian Koperasi dan UKM. Selain itu, koperasi juga mengikuti program Kakao Lestari yang berujung diraihnya sertifikat UTZ pertama di Indonesia, yaitu serifikasi halal kakao berkelanjutan yang diakui secara internasional.

“Sertifikasi UTZ yang mengadopsi sistem berkelanjutan, mampu menempatkan posisi tawar kakao semakin kuat dalam mata rantai produksi sampai dengan pemasaran,” papar Ketut.

Selain itu, biji kakao fermentasi dari Jembrana ini juga mendapatkan pengakuan “Cacao Of Excellence” yang diselenggarakan oleh Biodiversity International yang didukung oleh Salon Du Chocolat di Paris pada 2017.

Saat ini, koperasi memiliki luas lahan sebesar 619 ha yang dikelola oleh koperasi dengan menargetkan produksi pada tahun ini sebanyak 75-100 ton.

Koperasi KSS juga melakukan kerja sama bidang pemasaran dengan PT Cau Coklat Internasional yang merupakan mitra pembeli kakao fermentasi bersertifikat organik.

Hasil kerja sama tersebut, pada 2018, PT Cau Coklat Internasional menjamin tersedianya pasar yang berkelanjutan bagi biji kopi fermentasi yang dihasilkan oleh Koperasi Kakao Kerta Samaya Samaniya.

Koperasi Kakao Kerta Semaya Samaniya kini menjadi koperasi kebanggaan bagi daerah Jembrana, Bali yang berbasis kemasyarakatan dan gotong royong.(ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ekonomi RI Tahan Guncangan Global, Airlangga: Konsumsi Kuat dan APBN Solid
EKONOMI

Ekonomi RI Tahan Guncangan Global, Airlangga: Konsumsi Kuat dan APBN Solid

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah optimistis kondisi ekonomi Indonesia tetap tangguh di tengah tekanan...

APCS 2026 Belawan jadi ajang promosi UMKM untuk menembus pasar global dan tingkatkan daya saing produk lokal.
EKONOMI

APCS 2026 Belawan Jadi Panggung UMKM, Produk Lokal Tembus Pasar Global

Jakarta, hotfokus.com Kementerian UMKM memanfaatkan ajang ASEAN Plus Cadet Sail (APCS) 2026...

EKONOMI

Pasar Makin Kompetitif, IKM Harus Optimalkan Teknologi Digital

Jakarta, hotfokus.com Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengingatkan dinamika pasar makin...

EKONOMI

Menkeu: Hingga Akhir Tahun, Harga BBM Subsidi Tak Naik

Jakarta, hotfokus.com Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, memastikan hingga akhir tahun,...