Home EKONOMI Kemenperin Bidik Industri Mamin Tumbuh di Atas 8 Persen
EKONOMI

Kemenperin Bidik Industri Mamin Tumbuh di Atas 8 Persen

Share
kemenperin bidik industri mamin tumbuh di atas 8 persen
kemenperin bidik industri mamin tumbuh di atas 8 persen
Share

Jakarta, hotfokus.com

Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Abdul Rochim membidik industri makanan dan minuman mampu tumbuh di atas delapan persen hingga akhir 2019.

“Ya kalau bisa sembilan persen atau 10 persen,” kata Abdul Rochim saat ditemui usai dilantik di kantor Kemenperin di Jakarta, belum lama ini

Menurut Rochim, target pertumbuhan tahun ini dipatok sesuai dengan harga sawit yang turun drastis, di mana produk ini masih menjadi andalan pertumbuhan industri mamin.

“Makanya, itu menjadi prioritas bagaimana sawit bisa dimanfaatkan seoptimal mungkin di dalam negeri, sehingga harganya bisa meningkat,” ungkap Rochim.

Salah satu cara untuk memanfaatkan sawit di dalam negeri yakni menjadikannya sebagai campuran dalam bahan bakar Biodiesel 20 (B20).

Sementara Menteri Perindustrian Airlagga Hartarto menyampaikan industri makanan dan minuman menjadi sektor juara (champion) karena menjadi salah satu sektor manufaktur andalan dalam memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Potensi industri makanan dan minuman di Indonesia bisa menjadi champion karena supply dan user-nya banyak. Untuk itu, salah satu kunci daya saingnya di sektor ini adalah food innovation and security,” papar Airlangga.

Capaian kinerjanya selama ini tercatat konsisten terus positif, mulai dari perannya terhadap peningkatan produktivitas, investasi, ekspor hingga penyerapan tenaga kerja.

Kementerian Perindustrian mencatat sepanjang tahun 2018 industri makanan dan minuman mampu tumbuh sebesar 7,91 persen atau melampaui pertumbuhan ekonomi nasional di angka 5,17 persen.

Bahkan, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang pada triwulan IV-2018 naik sebesar 3,90 persen (y-on-y) terhadap triwulan IV-2017, salah satunya disebabkan oleh meningkatnya produksi industri minuman yang mencapai 23,44 persen.(ert)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
EKONOMI

Perkuat Produk Koperasi dan UMKM, Festival Mbois Digelar Di Stadion Tertua

Malang, hotfokus.com Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono membuka Festival Mbois 11 di...

Penguatan Sektor Prioritas & Strategis Pacu Pertumbuhan Ekonomi
EKONOMI

Penguatan Sektor Prioritas & Strategis Pacu Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah percepat penguatan sektor prioritas dan strategis untuk memacu pertumbuhan...

Ekonomi RI Tumbuh 5,5%, Investasi Jadi Penopang Ketahanan
EKONOMI

Ekonomi RI Tumbuh 5,5%, Investasi Jadi Penopang Ketahanan

Jakarta, Hotfokus.com Ekonomi Indonesia tumbuh 5,5 persen pada semester I 2026 di...

HUT Ke 20, LPDB Sukses Salurkan Pembiayaan Hingga Rp22 Triliun
EKONOMI

HUT Ke 20, LPDB Sukses Salurkan Pembiayaan Hingga Rp22 Triliun

Jakarta, hotfokus.com Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi telah menyalurkan pembiayaan hingga...