Home Uncategorized Isu Mafia Migas Bisa Jadi Batu Sandungan Dalam Debat  Capres
Uncategorized

Isu Mafia Migas Bisa Jadi Batu Sandungan Dalam Debat  Capres

Share
Isu Mafia Migas Bisa Jadi Batu Sandungan Dalam Debat  Capres
Isu Mafia Migas Bisa Jadi Batu Sandungan Dalam Debat  Capres
Share

Oleh : Salamuddin Daeng

Salah satu komitmen presiden Jokowi dalam sektor migas adalah memberantas mafia migas.

Mafia yang menggerogoti kekayaan migas Indonesia dan menggerogoti Badan Usaha Milik Negara Pertamina dan menggerogoti uang rakyat yang terpaksa membayar BBM mahal.

Presiden Jokowi dan para pembantunya telah memetakan bahwa mafia migas yang dimaksud bersarang di Petral, anak perusahaan Pertamina yang ditugaskan untuk mengimpor minyak, baik minyak mentah maupun produk minyak dari luar negeri.

Dalam perjalanannya, pemerintah Jokowi benar benar membubarkan Petral (Mei 2015) yang dianggap sarang mafia migas. Pemerintah  mengatakan Pertamina akan berhemat 22 juta dolar per hari sebagai hasil pembubaran Petral.

Nilai penghematan yang sangat besar mencapai Rp. 114,8 Triliun setahun pada tingkat kurs saat ini. Dengan asumsi harga minyak mentah sama, nilai tukar rupiah terhadap USD sama, dan harga jual minyak ke masyrakat sama.

Pada saat pernyataan penghematan ini disampaikan Mei 2015 harga minyak 62 dolar per barel.

Relatif stabil sampai dengan sat ini.

Demikin juga Kurs saat itu senilai sekitar 13.500, dan bertahan sampai akhir 2017 dan sedikit melemah di tahun 2018. Sementara harga jual BBM ke masyrakat cenderung meningkat selama periode ini. Dengan demikian maka angka penghematan jauh lebih besar dari yang diperkirakan.

Masyarakat  begitu berharap penghematan yang begitu besar akan menghasilkan harga BBM murah untuk rakyat,  namun hal tersebut tidak terjadi. Demikian juga keuntungan Pertamina akan bertambah akibat penghematan itu, namun ternyata hal itu tidak terwujud.  Malah yang terjadi sebaliknya, keuntungan Pertamina malah kian merosot sampai saat ini. Lembaga baru ISC buatan pemerintah malah ditenggarai menjadi sarang mafia baru.

Harapan yang tidak kalah pentingnya adalah Presiden Jokowi menangkap otak mafia migas dan menyeret gerbong mafia ini ke penjara, atas segala kesalahan dan dosa dosa mereka kepada bangsa Indonesia.

Rakyat berharap mafia yang menyebabkan bangsa Indonesia menderita dan menyebabkan Pertamina menjadi lahan jarahan ini dibawa ke pengadilan, dihukum berat, sehingga di masa depan tak ada lagi mafia yang menggerogoti dan mencurangi bangsa ini. Harapan yang belum dapat diwujudkan Presiden sampai dengan hari ini. Masyarkat masih menunggu komitmen ini dilaksanakan secara tuntas.

 

Semua sangat bergantung pada Presiden Jokowi, masih ada waktu untuk menjalankan semua tugas mulia tersebut. Masih ada waktu untuk menangkap gembong  mafia yang ditenggarai saat ini masih bersarang dalam tubuh BUMN migas. Sehingga nanti isue ini tidak menjadi batu sandungan dalam debat Capres nanti.

Presiden Jokowi nanti dengan enteng bisa menjawab ; “Tuh Pak Prabowo Saya Sudah Tangkap Mafia Migasnya”. [tk/red]

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ramadan Penuh Berkah! Pertamina Santuni Puluhan Ribu Anak Yatim dan Warga Prasejahtera
Uncategorized

Ramadan Penuh Berkah! Pertamina Santuni Puluhan Ribu Anak Yatim dan Warga Prasejahtera

Jakarta, hotfokus.com Bulan suci Ramadan 2026 dimanfaatkan PT Pertamina (Persero) untuk memperluas...

Pemerintah Luncurkan Stimulus untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi 5,2 Persen
Uncategorized

RI – Jepang Perkuat Industri, Transisi Energi hingga Rantai Pasok Global

Tokyo, hotfokus.com Kemitraan Indonesia dan Jepang makin mesra. Kedua negara ini sepakat...

Kemen P2MI Sulit Pulangkan Para Pekerja Migran dari Libya
Uncategorized

Kemen P2MI Sulit PulangkanPara Pekerja Migran dari Libya

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) mengaku kesulitan memulangkan para...

Kinerja PGN Menguat di 2025, Pendapatan Capai US$3,9 Miliar Berkat Ekspansi Infrastruktur Gas
Uncategorized

Kinerja PGN Menguat di 2025, Pendapatan Capai US$3,9 Miliar Berkat Ekspansi Infrastruktur Gas

Jakarta, hotfokus.com Kinerja industri gas nasional menunjukkan perkembangan positif sepanjang 2025. PT...