Home EKONOMI Industri Dalam Negeri Siap Pasok Food Tray Buat Dukung Program MBG
EKONOMI

Industri Dalam Negeri Siap Pasok Food Tray Buat Dukung Program MBG

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkap Industri dalam negeri siap masuk dalam rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di antaranya menyiapkan pasokan atau pengadaan wadah makan (food tray) dan pendukungnya.

“Selain produsen peralatan dapur, ada juga industri di luar itu yang antusias ikut memproduksi food tray atau ompreng ini guna mendukung berjalannya program MBG,” kata Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Ilmate) Kemenperin, Setia Diarta, Selasa (22/4/2025).

Disebutkan, kebutuhan peralatan makan dan minum untuk program MBG diperkirakan mencapai 82,9 juta unit, terdiri dari sendok, garpu, serta food tray. Khusus food tray, ketentuan yang ditetapkan untuk memenuhi standar meliputi barang berbahan stainless steel 304 dengan ketebalan 0,6 mm.

Potensi suplai food tray dari dalam negeri hingga akhir tahun 2025 diperkirakan mencapai 15 juta set. Saat ini realisasi baru 300 ribu set, sementara penggunaan food tray impor masih mendominasi. “Ini menunjukkan potensi yang besar untuk memenuhi kebutuhan food tray dengan produk dalam negeri,” ucapnya.

Dirjen mengaku tantangan yang dihadapi produsen food tray di dalam negeri, terutama bahan baku yang masih bergantung pada impor. Sebab bahan baku lokal cenderung terlalu tebal, sehingga lebih mahal serta sulit memenuhi deep drawing quality.

Dengan bertambahnya kapasitas produksi dan penambahan lini, beberapa industri telah meningkatkan utilisasi produksi menjadi 350 ribu pieces per bulan, dan total kapasitas nasional dari enam produsen diproyeksikan mencapai 15 juta pcs pada akhir tahun 2025. Saat ini, utilisasi masih berada di angka 50 persen dari kapasitas yang tersedia yakni 600 ribu pcs per bulan.

“Langkah subtitusi impor ini juga merupakan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan industri dalam negeri, termasuk di dalamnya meningkatkan penyerapan tenaga kerja dan mengurangi ketergantungan terhadap impor,” katanya. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Inpres KDKMP Segera Terbit, Presiden Resmikan Ribuan Koperasi Merah Putih di Jatim
EKONOMI

Inpres KDKMP Segera Terbit, Presiden Resmikan Ribuan Koperasi Merah Putih di Jatim

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Presiden RI...

Akad Massal KUR 1.000 UMKM Digelar, Pemerintah Siapkan Rp10 Triliun untuk Ekonomi Kreatif
EKONOMI

Akad Massal KUR 1.000 UMKM Digelar, Pemerintah Siapkan Rp10 Triliun untuk Ekonomi Kreatif

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah terus memperkuat dukungan bagi pelaku usaha kecil melalui Akad...

EKONOMI

BI, Bareskrim dan Botasupal Musnahkan 466.535 Lembar Uang Palsu

Jakarta, hotfokus.com Bank Indonesia (BI) bersama Bareskrim Polri dan Badan Koordinasi Pemberantasan...

Harga Telur Bergejolak, Kementan Siapkan Strategi Serap Pasar dan Hilirisasi
EKONOMI

Harga Telur Bergejolak, Kementan Siapkan Strategi Serap Pasar dan Hilirisasi

Jakarta, Hotfokus.com Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat langkah stabilisasi harga telur ayam ras...