Home EKONOMI Genjot Ekspor, Kemendag Gaet Perhimpunan Pelajar
EKONOMI

Genjot Ekspor, Kemendag Gaet Perhimpunan Pelajar

Share
Share

Australia, hotfokus.com

Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Atase Perdagangan RI di Canberra menggaet Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) meluncurkan Komunitas Ekspor Melbourne.

Atase Perdagangan RI di Canberra, Agung Haris Setiawan, berharap peresmian Komunitas Ekspor Melbourne ini menjadi pusat informasi, edukasi dan fasilitas ekspor bagi diaspora pelajar Indonesia di Australia.

“Sehingga dapat meningkatkan pengetahuan pasar serta mempercepat penetrasi ekspor produk Indonesia,” katanya dalam keterangan yang dirilis Jumat (26/1/2024).

Menurut Haris, dibentuknya Komunitas Ekspor Melbourne ini merupakan langkah konkret bagi para mahasiswa Indonesia di Australia dalam membuat pergerakan kolektif yang memudahkan aktivitas usaha para pengekspor pemula.

“Salah satu kemudahan yang akan didapatkan Komunitas Ekspor Melbourne adalah dukungan dari para pelaku usaha. Seperti dukungan dari Import United Ausindo dengan fasilitasi gudang eksportirdan juga dari Navanti Holdings yang berupa dukungan permodalan,” sebutnya.

Ini diharapkan semakin memacu semangat diaspora pelajar Indonesia untuk mendukung ekspor produk Indonesia dan memantik pergerakan serupa oleh para diaspora pelajar pengekspor di negara lain.

Kepala Bidang Penguatan Bilateral PPI Dunia, yang sekaligus mahasiswi tugas belajar Kementerian Perdagangan, Amelia Devi Prasanti, menyampaikan pelajar Indonesia di luar negeri memiliki potensi besar untuk menjadi duta ekspor yang mampu membuka jaringan kerja sama perdagangan antara Indonesia dengan berbagai negara. Terbentuknya komunitas ekspor ini menjadi salah satu upaya PPI Dunia untuk merealisasikan hal tersebut.

“Indonesia memiliki sekitar 80 ribu pelajar yang tersebar di 65 negara di dunia. Tentu ini bukan jumlah yang sedikit. Sehingga, kami di PPI Dunia menjembatani para pelajar tersebut untuk menjadi bagian dari percepatan ekspor nasional,salah satunya melalui pembentukan komunitas ekspor di Melbourne ini,”ujar Amelia.

Koordinator Komunitas Ekspor Melbourneyang juga mahasiswa S2 di University of Melbourne,Taufiqurrahman Ali, menjelaskan Komunitas Ekspor Melbourne akan dimanfaatkan oleh para pelajar Indonesia di Australia untuk saling bertukar informasi seputar tata cara ekspor, serta bekerja sama dalam mencari relasi atau pembeli yang potensial.

“Komunitas Ekspor Melbourne menjadi jawaban bagi para diaspora, khususnya pelajar yang selama ini berminat ekspor, namun belum memiliki pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk menjadi pengekspor maupun untuk pengekspor pemula. Kami melihat banyak pelajar Indonesia di Melbourne yang ingin memulai bisnis dan menjadi pengekspor, namun belum memiliki wadah untuk saling terkoneksi,” kata Taufiq. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...

EKONOMI

Pundi Cadangan Devisa Kian Tebal 156,5 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Pundi cadangan devisa (cadev) pemerintah akhir Desember 2025 makin tebal....

PPN DTP dorong pasar properti. Rumah123 catat permintaan hunian baru naik 16,8% sepanjang 2025.
EKONOMI

Marketplace Properti Ungkap Efek Nyata PPN DTP, Permintaan Naik Dua Digit

Jakarta, hotfokus.com Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kembali membuktikan...