Home NASIONAL Fadli Zon : Pemerintah Jangan Prioritaskan Tenaga Asing
NASIONAL

Fadli Zon : Pemerintah Jangan Prioritaskan Tenaga Asing

Share
Share

JAKARTA — Kalau bisa menggunakan tenaga kerja lokal, mengapa harus menggunakan tenaga kerja asing (TKA). Pelaksana Tugas Ketua DPR RI, Fadli Zon, mengatakan bahwa seharusnya pemerintah memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada tenaga kerja lokal Indonesia, dari pada memberi akses kepada TKA. Selama pekerjaan masih dapat dikerjakan tenaga kerja lokal maka tak perlu merekrut TKA.

“Serbuan TKA tidak boleh terjadi karena mereka pasti mencari pekerjaan untuk dirinya. Sementara kita membutuhkan pekerjaan itu. Banyak masyarakat kita yang membutuhkan pekerjaan,” tutur Fadli di kantornya, Senayan, Jakarta, Senin (8/1).

Penempatan pekerja, lanjut Fadli, harus selektif. Jika tidak ada ahli dalam negeri yang dapat mengerjakan pekerjaan itu, barulah pemerintah menarik pekerja asing.

Terkait maraknya TKA yang memasuki Indonesia, Fadli Zon juga mengatakan bahwa, regulasi menyangkut TKA harus lebih jelas, misalnya dengan menguraikan lebih detail tentang apa saja yang dapat dilakukan para TKA.

“Kalau orang Indonesia bisa, harusnya diprioritaskan. Selain untuk menyerap tenaga kerja juga untuk mengurangi pengangguran. Batasi TKA dengan menegakkan aturan yang fair dan berikan prioritas pekerjaan pada masyarakat Indonesia yang membutuhkan pekerjaan itu,” seru Fadli lagi. (kn)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ilustrasi IHSG anjlok 10,76 persen di tengah kekhawatiran perubahan klasifikasi pasar saham Indonesia oleh MSCI.
NASIONAL

Pasar Saham Babak Belur Imbas Sentimen MSCI

Jakarta, Hotfokus.com Usulan MSCI untuk menurunkan klasifikasi pasar saham Indonesia dari Emerging...

Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp240 Triliun, Rokok Ilegal 1,3 Miliar Batang Disita!
NASIONAL

Penerimaan Bea Cukai Tembus Rp240 Triliun, Rokok Ilegal 1,3 Miliar Batang Disita!

Jakarta, hotfokus.com Penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp240,1 triliun hingga akhir September...

NASIONAL

Hotspot Karhutla Anjlok 77,5%, Sumatera Selatan Justru Jadi Sorotan!

Jakarta, Hotfokus.com Titik panas atau hotspot yang menjadi indikasi kebakaran hutan dan...

Investasi ke Obligasi Dilirik, HR dan HPE Emas Mendelik
NASIONAL

Investasi ke Obligasi Dilirik, HR dan HPE Emas Mendelik

Jakarta, hotfokus.com Banyak orang berduit lebih melirik obligasi untuk investasi ketimbang mengalihkan...