Home EKONOMI Diduga Naikkan HET, Kemendag Akan Tindak 41 Pelaku Distribusi MINYAKITA
EKONOMI

Diduga Naikkan HET, Kemendag Akan Tindak 41 Pelaku Distribusi MINYAKITA

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menindak 41 pelaku usaha yang terlibat dalam pendistribusian MINYAKITA. Diduga mereka menaikkan harga eceran tertinggi (HET)

“Kita akan kenakan sanksi administratif terhadap sejumlah pelaku distribusi MINYAKITA,” kata Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kemendag, Rusmin Amin, saat memimpin pengawasan ketersediaan, distribusi dan harga jual MINYAKITA di tingkat konsumen di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (13/12/2024)

Ia mengungkap harga beli MINYAKITA di tingkat konsumen langsung di Bandung mencapai Rp16.000/liter atau melebihi harga HET yang hanya Rp15.700/liter.

Setelah ditelusuri, pihaknya mengungkap kenaikan harga tersebut, karena panjangnya mata rantau distribusi. Sehingga Sehingga terjadi pelanggaran dari pengecer ke konsumen langsung.

Dirjen menyatakan telah melaksanakan rapat koordinasi pengawasan distribusi Minyak Goreng Rakyat (MGR) dengan 38 pemerintah provinsi, terutama bidang perdagangan. Kemudian dilanjutkan pengawasan terhadap distribusi, harga, dan stok komoditas barang kebutuhan pokok (bapok) di gudang produsen, distributor, pasar tradisional, dan ritel modern.

Bahkan Kementerian Perdagangan telah melakukan pengawasan distribusi MINYAKITA pada 13 November–12 Desember 2024 di 19 provinsi dengan total 278 pelaku usaha yang terdiri dari 1 produsen, 3 pengemas ulang (repacker), 100 distributor (distributor pertama/D1), 35 subdistributor (distributor kedua/D2), 108 pengecer, dan 31 ritel modern.

“Hasil pengawasan mengindikasikan konsumen membeli MINYAKITA di pengecer dengan harga di atas HET Rp15.700/liter,” tandasnya.

Sesuai regulasi, jalur distribusi MINYAKITA adalah produsen, D1, D2, pengecer dan konsumen akhir. “Kami akan menjatuhkan sanksi mulai dari teguran hingga pencabutan izin usaha terhadap 41 pelaku usaha yang melakukan pelanggaran,” tegasnya.

Rusmin mengingatkan para pelaku usaha mengikuti regulasi yang telah ditetapkan pemerintah. Karena Kemendag bersama Satgas Pangan akan terus mengawasi. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja
EKONOMI

Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja

Jakarta, hotfokus.com Sektor industri menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan...

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya
EKONOMI

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya

Jakarta, Hotfokus.com Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tengah menjadi sorotan...

EKONOMI

Perpres Ditandatangani, KDKMP Jadi Simpul Distribusi Barang Bersubsidi

Jakarta, Hotfokus.com Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor
EKONOMI

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah masih mengantisipasi ketidakpastian masalah terkait energi dan logistik akibat...