Home EKONOMI BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuannya
EKONOMINASIONAL

BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuannya

Share
Share

Jakarta, Hotfokus.com

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga 7 days reverse repo rate (BI-7 DRRR) sebesar 4 persen. Sementara itu suku bunga deposit facility tetap berada pada level 3,25 persen dan untuk suku bunga lending facility stabil di level 4,75 persen.

Gubernur BI, Perry Warjiyo, mengatakan keputusan tersebut ditetapkan dengan mempertimbangkan berbagai perkembangan ekonomi makro nasional. Salah satunya adalah demi menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah tingkat inflasi yang diperkirakan masih akan berada di level yang rendah. Kebijakan ini untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang anjlok akibat dampak pandemi covid-19.

“Keputusan ini juga mempertimbangkan berbagai hal dan dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi nasional dari dampak covid-19,” ujar Perry dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (17/9/2020).

Perry kembali menegaskan bahwa tingkat suku bunga BI-7 DRRR ini adalah yang terendah sejak tahun 2016. Rendahnya tingkat suku bunga ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi nasional khususnya dalam rangka meminimalisir dampak buruk covid-19.

Terkait dengan upaya mendorong pertumbuahan ekonomi nasional, Perry menegaskan bahwa BI telah menempuh berbagai kebijakan. Setidaknya ada tiga hal utama yang telah dilakukan BI untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional (PEN). Pertama adalah menurunkan suku bunga acuan, kedua menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan ketiga adalah dengan melakukan intervensi berupa pencairan quantitative easing demi mendorong kecukupan likuiditas perbankan.

“Bauran kebijakan ini semuanya kita arahkan demi mendorong pertumbuhan ekonomi. Seperti kita lakukan stabilisasi nilai tukar rupiah, kalau rupiah stabil kondisi usaha juga kondusif sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi, kami juga melakukan ekspansi moneter berupa quantitative easing sejumlahnya 662,1 triliun,” Pungkasnya.(DIN/rif)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Kredit Perumahan Digenjot, Plafon Bisa Naik Jadi Rp50 Triliun
NASIONAL

Kredit Perumahan Digenjot, Plafon Bisa Naik Jadi Rp 50 Triliun

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah mulai menggeber pembiayaan perumahan agar Program 3 Juta Rumah...

Jelang Akhir Tahun, Pemerintah Pasang Jurus Jaga Daya Beli dan Harga Pangan
NASIONAL

Jelang Akhir Tahun, Pemerintah Pasang Jurus Jaga Daya Beli dan Harga Pangan

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah mulai memasang strategi menghadapi tekanan ekonomi menjelang akhir 2026....

Komjen Dedi Prasetyo Pimpin BRAN, Koalisi Sipil Soroti Sekuritisasi Reforma Agraria
NASIONAL

Komjen Dedi Prasetyo Pimpin BRAN, Koalisi Sipil Soroti Sekuritisasi Reforma Agraria

Jakarta, Hotfokus.com Pelantikan Komisaris Jenderal (Komjen) Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma...

Kredibilitas Fiskal Tak Cuma Angka APBN, Juga Kualitas Kebijakan
NASIONAL

Kredibilitas Fiskal Tak Cuma Angka APBN, Juga Kualitas Kebijakan

Jakarta, hotfokus.com Kredibilitas fiskal tidak hanya ditentukan angka-angka di APBN, tapi juga...