Home NASIONAL Pemilu Kian Dekat, KPU Perkuat Sistem IT
NASIONAL

Pemilu Kian Dekat, KPU Perkuat Sistem IT

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memperkuat sistem informasi yang dibangun untuk publikasi informasi pemilu kepada masyarakat. Kesiapan ini juga dilakukan sebagai upaya mengantisipasi serangan siber terhadap situs KPU dan berita bohong (hoaks) pemilu yang berupaya mendelegitimasi kepercayaan terhadap penyelenggara pemilu.

“Semua pihak harus waspada, karena serangan siber bisa menimpa siapa saja. Jika KPU RI sudah kuat, maka mereka bisa saja menyerang dari bawah atau KPU di daerah, untuk itu semua harus kuat. KPU juga bekerjasama dengan pihak-pihak lembaga terkait dalam mengantisipasi apabila ada serangan siber dan hoaks pemilu tersebut,” papar Ketua KPU RI Arief Budiman, dalam pernyataanya, Rabu (30/01).

Sementara itu, Komisioner KPU RI Viryan juga mengingatkan jika serangan siber bisa dilakukan dengan dua cara, serangan kepada perangkat KPU atau infrastruktur pada sistem informasi dan serangan melalui hoaks pemilu. Bahkan pada kurun waktu 2018, dia menyebut terdapat 62 hoaks pemilu yang menyerang KPU.

“KPU telah melakukan langkah-langkah konkret untuk mencegah dan mengantisipasi kondisi tersebut. Namun persoalannya bukan hanya pada bimtek atau pelatihan ini, tetapi juga komitmen kita semua untuk menerapkan dengan sungguh-sungguh. Salah satunya semua harus mulai menggunakan email resmi @kpu.go.id dalam berkomunikasi terkait data diinternal KPU demi keamanan atas potensi serangan siber tersebut,” jelas Viryan.

Dia juga menyesalkan, apabila ada pihak yang mencoba membentuk opini publik melalui serangan hoaks pemilu dengan mengarah ke penyelenggara dan penyelenggaraan pemilu curang dan berpihak, sehingga pemilu dianggap tidak legitimate. Apalagi jika menyebut hadirnya Relawan Demokrasi (Relasi) yang dibentuk KPU merupakan upaya untuk memenangkan salah satu pihak.

“Padahal Relasi dibentuk untuk menguatkan penyelenggaraan pemilu dalam pendidikan pemilih dan peningkatan partisipasi masyarakat,” jelas dia.(SA)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Kredit Perumahan Digenjot, Plafon Bisa Naik Jadi Rp50 Triliun
NASIONAL

Kredit Perumahan Digenjot, Plafon Bisa Naik Jadi Rp 50 Triliun

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah mulai menggeber pembiayaan perumahan agar Program 3 Juta Rumah...

Jelang Akhir Tahun, Pemerintah Pasang Jurus Jaga Daya Beli dan Harga Pangan
NASIONAL

Jelang Akhir Tahun, Pemerintah Pasang Jurus Jaga Daya Beli dan Harga Pangan

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah mulai memasang strategi menghadapi tekanan ekonomi menjelang akhir 2026....

Komjen Dedi Prasetyo Pimpin BRAN, Koalisi Sipil Soroti Sekuritisasi Reforma Agraria
NASIONAL

Komjen Dedi Prasetyo Pimpin BRAN, Koalisi Sipil Soroti Sekuritisasi Reforma Agraria

Jakarta, Hotfokus.com Pelantikan Komisaris Jenderal (Komjen) Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma...

Kredibilitas Fiskal Tak Cuma Angka APBN, Juga Kualitas Kebijakan
NASIONAL

Kredibilitas Fiskal Tak Cuma Angka APBN, Juga Kualitas Kebijakan

Jakarta, hotfokus.com Kredibilitas fiskal tidak hanya ditentukan angka-angka di APBN, tapi juga...