Home NASIONAL Indeks Pembangunan TIK Di Indonesia Terus Membaik
NASIONAL

Indeks Pembangunan TIK Di Indonesia Terus Membaik

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Badan Pusat Statistik (BPS) merilis, indeks pembangunan teknologi informasi dan komunikasi (IP-TIK) di Indonesia semakin baik. Hal itu ditunjukkan dari nilai IP-TIK yang terus meningkat sejak 2015 hingga 2017 lalu.

Tercatat nilai IP-TIK 2015 sebesar 3,88, 2016 sebesar 4,34 dan pada 2017 sebesar 4,99. Meski masih terpaut jauh dari angka maksimal 10, namun nilai tersebut menunjukkan tren perbaikan dari tahun ke tahun.

Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan dari 11 indikator penyusun lP-TIK indikator yang relatif kuat ditunjukkan dengan capaian yang mendekati 10, yaitu pengguna telepon seluler per 100 penduduk, pelanggan internet broadband tanpa kabel per 100 penduduk. Sementara penetrasi internet di Indonesia berkembang dengan pesat, yaitu dari 25,37 persen di Tahun 2016 menjadi 32,34 persen di Tahun 2017.

“Kita ketahui bersama bahwa jumlah pegguna selular di Indonesia luar biasa besarnya,” ujar Suhariyanto dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (17/12).

Sementara itu yang patut menjadi perhatian adalah tingkat pemahaman rumah tangga yang menguasai komputer masih rendah dengan nilai di bawah 3. Kemudian adalah disparitas ketersediaan infrastruktur TIK antara di Jawa dengan propinsi lain masih begitu lebar.

Menurut Propinsi, IP-TIK tertinggi adalah di DKI Jakarta dengan nilai 7,61, Yogyakarta sebesar 6,09 dan di Kalimantan Timur sebesar 5,92. Sementara yang paling rendah berada di Indonesia bagian Timur yaitu Papua 2,95, NTT sebesar 3,48 dan Sulawesi Barat 3,68.

Ditegaskannya, semakin tinggi nilai indeks menunjukkan potensi dan progres pembangunan TIK suatu wilayah lebih optimum. Sebaliknya, semakin rendah nilai indeks menunjukkan pembangunan TIK di suatu wilayah masih belum optimum.

“Kita masih punya persoalan disparitas antar propinsi sebab terendah di Papua, NTT dan Sulawesi. ini karena kondisi geografisnya dan juga luas wilayah berbeda, ini jadi tantangan kita bersama agar kedepan Indeks pembangunan TIK bisa meningkat merata,” pungkas dia. (DIN)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Bea Cukai dan BAIS TNI Bongkar Pita Cukai Palsu Rp570 Miliar, Puskepi: Presiden Harus Beri Perhatian Serius

Jakarta, hotfokus.com Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi), Sofyano Zakaria, mengapresiasi keberhasilan...

NASIONAL

Mainkan ‘Piring’ Rakyat, Pemerintah Bakal Sikat Mafia Pangan

Jakarta, hotfokus.com Ditengarai memainkan ‘isi piring’ rakyat, pemerintah bakal menertibkan dan menyikat...

Bea Cukai dan BAIS TNI bongkar sindikat pita cukai ilegal di Jepara-Semarang, selamatkan potensi kerugian negara Rp570 miliar.
NASIONAL

Bea Cukai Bongkar Sindikat Pita Cukai Ilegal, Negara Selamat dari Kerugian Rp570 Miliar

Jakarta, hotfokus.com Aksi sindikat pita cukai ilegal di Jawa Tengah akhirnya terbongkar....

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Target 30 Ribu Unit Dikebut
NASIONAL

Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Target 30 Ribu Unit Dikebut

Jakarta, Hotfokus.com Presiden Prabowo Subianto resmi mengoperasikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih...