Home EKONOMI Ketahanan dan Pasokan BBM Palu dalam Kondis mantap
EKONOMI

Ketahanan dan Pasokan BBM Palu dalam Kondis mantap

Share
Share

JAKARTA — Ketahanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Donggala dan Palu pasca gempa bumi dan tsunami, kian hari makin mantap. Itu setelah Pertamina menyandarkan dua Kapal Motor Tanker di wilayah bencana.

Menyusul setelah MT Karmila, hari ini MT Lamiwuri bersandar di dermaga Terminal BBM Pertamina di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah. Kapal Tanker itu mengangkut 3 juta liter BBM jenis Avtur dan Solar. Kedua jenis BBM segera didistribusikan ke Palu dan wilayah sekitarnya.

MT Karmila bersandar pada Rabu (3/4/2018) dan telah membongkar muatan 1,2 juta liter BBM jenis Premium.

Pertamina mengerahkan empat Kapal Tanker ke Sulawesi Tengah. Keempat kapal yang berlayar menuju Donggala mengangkut 11.2 juta liter BBM berbagai jenis. Setelah kedatangan kemarin dan hari ini, Kapal Tanker lain menyusul hingga Jumat (5/10/2018) besok.

Selain melalui jalur laut, untuk memasok BBM di wilayah Palu, Donggala dan sekitarnya, Pertamina juga menggunakan jalur darat. Belum lama ini Pertamina memasok bantuan operasional berupa 100 SPBU portable, truk pengangkut BBM beserta awak mobil tangki yang diberangkatkan dari Jakarta dan wilayah operasi di Sulawesi, truk tangki berdispenser (mobile dispenser), operator SPBU dari Kalimantan dan Sulawesi serta dukungan operasional lainnya.

Meninjau TBBM Donggala

Sehari sebelumnya, Rabu (3/4/2018), Menteri BUMN Rini M Soemarno meninjau Terminal BBM Donggala. Dia didampingi Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

TBBM Donggala merupakan salah satu fasilitas Pertamina yang terkena dampak bencana alam gempa dan tsunami yang terjadi pada Jumat (28/9/2018). Vice President Supply & Distribution Faris Aziz melaporkan kejadian itu kepada Menteri BUMN dan Dirut Pertamina. “Beberapa sarfas di TBBM Donggala seperti trestle (akses dari dermaga menuju TBBM) dan filling shed (tempat pengisian mobil tangki) sempat mengalami kerusakan sehingga tidak dapat dilakukan kegiatan penyaluran BBM. Namun, sejak 30 September lalu, TBBM Donggala dapat kembali beroperasi,” jelas Faris.

Praktis hingga Rabu (3/4/2018) Pertamina tercatat telah mendatangkan lebih dari 11 juta liter BBM melalui kapal tanker, 12 ribu liter BBM melalui udara, dan 500 ribu liter BBM melalui darat. Selain itu sudah 10 SPBU telah beroperasi di daerah terdampak gempa.

Tak pelak kerja keras Pertamina mendorong kembali perekonomian Kota Palu dan sekitarnya agar tetap berdenyut setelah bencana alam, membuat Menteri BUMN Rini M Soemarno menyatakan apresiasi. “Aktivitas perekonomian sangat memerlukan pasokan BBM yang stabil,” katanya. (kn)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja
EKONOMI

Menperin Baru: Industri, Motor Ekonomi & Serap Tenaga Kerja

Jakarta, hotfokus.com Sektor industri menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan...

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya
EKONOMI

Penempatan Manajer KDKMP Bikin Heboh, Kemenkop Buka Fakta di Baliknya

Jakarta, Hotfokus.com Penempatan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) tengah menjadi sorotan...

EKONOMI

Perpres Ditandatangani, KDKMP Jadi Simpul Distribusi Barang Bersubsidi

Jakarta, Hotfokus.com Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP)...

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor
EKONOMI

3 Jurus Buat Pacu Pertumbuhan Ekonomi. Investasi, Produktivitas dan Ekspor

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah masih mengantisipasi ketidakpastian masalah terkait energi dan logistik akibat...