Home EKONOMI Industri Furnitur Diyakini Tumbuh Pesat
EKONOMI

Industri Furnitur Diyakini Tumbuh Pesat

Share
Share

JAKARTA — Industri furnitur di Indonesia selama ini menjadi bisnis yang menguntungkan. Kebutuhan furnitur di dalam negeri selalu meningkat dari tahun ke tahun, sejalan dengan mulai membaiknya bisnis properti di Indonesia. Saat ini produk furnitur yang diminati masyarakat yakni yang memiliki daya tahan lama.

“Pembelian furnitur umumnya dilakukan dengan ekspektasi penggunaan minimal sampai 10 tahun. furnitur yang baik harus punya staying-power, dalam segi rancangan maupun ketahanan produk. Mereka tidak kehilangan valuenya meskipun dalam rentang waktu yang panjang,” ujar Adriansyah Marketing Direktur, PT. Panel Asri Perkasa di Jakarta Junat (20/4/2018).

Seiring dengan peningkatakan kualitas hidup masyarakat yang berubah, juga berdampak pada tren desain furnitur. Produsen Metric Premium Cabinetry System ini menilai, masyarakat kini menjadi lebih cerdas dan lebih terbuka terhadap personalized custom furnitur. ‘’Konsumen kini menyadari bagaimana furnitur mampu berfungsi sebagai sebuah investasi jangka panjang yang layak untuk turut diperhitungkan dan direncanakan pembeliannya sama seperti saat membeli kendaraan mewah, atau aset lain seperti berlian, real-estate hingga karya seni,’’kata Adriansyah.

Menurut dia, Metric berhasil mengukuhkan diri sebagai salah satu market leader di industri pantry. Pada 2006 barulah Metric merambah bidang lain di dalam interior ruangan juga yaitu wardrobe, living room, dan bedroom set. Didukung oleh pabrik modern berskala besar dan 13 showroom yang tersebar di seluruh Indonesia. Kini dikenal sebagai perusahaan yang ahli dalam pembuatan sistem kabinet, sejak resmi berdiri pada tahun 1994 dan Metric selalu berkomitmen untuk selalu mengedepankan desain yang inovatif, kualitas produk dan layanan, serta fokus terhadap pelayanan purna jual produknya.

Di tahun 2018 ini metric meluncurkan produk furnitur lepasan (loose furniture) untuk melengkapi kebutuhan pelanggan yang menginginkan produk loose furniture.

Pada 2017 kemarin Metric mengeluarkan Produk FM Series (fix module series).

Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) menargetkan industri mebel dapat tumbuh hingga 16% pada tahun ini. Perkembangan industri furniture dan kerajinan di Indonesia dari tahun ke tahun masih cukup menggembirakan walaupun menghadapi kondisi pasar global yang penuh tantangan.

Dukungan pemerintah memiliki peran yang penting bagi pengembangan industri mebel dan kerajinan. Beberapa hal yang dibutuhkan antara lain perizinan yang lebih mudah dan koordinasi antar badan dan instansi dengan industri.

Meski demikian, dukungan pemerintah terhadap pengembangan industri mebel dan kerajinan nasional dalam meningkatkan daya saing di era perdagangan bebas saat ini membuat para pelaku industri mebel dan kerajinan optimistis. Dalam 4 tahun ke depan, HIMKI yakin industri mebel nasional dapat tumbuh USD5 miliar. (ACB)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...

EKONOMI

Pundi Cadangan Devisa Kian Tebal 156,5 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Pundi cadangan devisa (cadev) pemerintah akhir Desember 2025 makin tebal....

PPN DTP dorong pasar properti. Rumah123 catat permintaan hunian baru naik 16,8% sepanjang 2025.
EKONOMI

Marketplace Properti Ungkap Efek Nyata PPN DTP, Permintaan Naik Dua Digit

Jakarta, hotfokus.com Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kembali membuktikan...