Home EKONOMI Sewa Rusun ASN Hanya Rp350 Ribu Sebulan
EKONOMI

Sewa Rusun ASN Hanya Rp350 Ribu Sebulan

Share
Share

KAPUAS – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Rusun Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Rusun empat lantai ini memiliki 54 unit dengan tipe 36 meter persegi untuk ASN yang telah berkeluarga.

“Kami senang, apa yang telah diprogramkan oleh Pemerintah sudah dilaksanakan. Hasilnya secara umum bagus, rapi. Airnya juga mengalir, bagus. Mudah-mudahan rusun yang lain hasilnya juga sebagus ini.” Ungkap Sigit Sosiantomo, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, pada saat kunjungan spesifik Komisi V DPR di Kalimantan Tengah, Rabu (11/4).

Sigit mengungkapkan bahwa kunjungan ini dilakukan dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan untuk memastikan kualitas pembangunan infrastruktur “Kami ingin melihat hasil pembangunannya, output dan outcomenya. Karena bagaimanapun juga APBN ini adalah uang rakyat,” jelas Sigit.

Pembangunan Rusun yang terletak di Jl. Sulawesi, Kuala Kapuas ini dilaksanakan selama 300 hari terhitung mulai Januari hingga November 2017 melalui SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Kalimantan Tengah.

Sementara itu Direktur Rumah Susun, Ditjen Penyediaan Perumahan Kuswardono mengatakan Rusun ASN Kapuas dibangun dengan anggaran Rp22.8 miliar. Dengan kondisi tanah di Kalimantan Tengah yang sebagian besarnya merupakan lahan gambut, maka bila bangunan dibuat lebih tinggi akan memerlukan pondasi yang lebih kuat dan memakan biaya yang lebih tinggi.

Setiap unitnya telah dilengkapi kamar mandi/toilet pribadi, furnitur lengkap berupa meja, kursi, almari, tempat tidur utama dan tempat tidur susun bagi anak, ruang dapur, serta ruang jemur. Di lantai dasar juga terdapat ruang ibadah dan ruang serbaguna.

“Biaya sewanya mulai Rp 200 hingga Rp 350 ribu, Untuk dapat menghuni rusun ini syaratnya adalah pegawai Dinas PU Kabupaten Kapuas, sudah berkeluarga dan belum memiliki rumah pribadi. Semula terdapat 80 peminat namun kami urutkan yang pendapatannya lebih rendah yang lebih prioritas. Karena tujuannya adalah membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah” jelas Septady, Plt Kepala Dinas PU Kab Kapuas.

Ibon, salah satu penghuni rusun yang merupakan pegawai honorer yang tinggal bersama istri dan dua anaknya mengatakan sebelumnya tinggal di rumah kos dengan biaya sewa sekitar Rp 500 Ribu belum termasuk air dan listrik.

“Sekarang hanya Rp 300 ribu. Lingkungannya lebih enak, sebelumnya tempat saya agak kumuh. Sekarang pun lebih dekat, hanya 5 menit ke kantor,” ungkapnya. (kn)

Share

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Kementan mempercepat luas tambah tanam di 10 provinsi untuk menjaga produksi padi dan pasokan beras saat risiko kekeringan meningkat.
EKONOMI

Produksi Padi Terancam Cuaca Ekstrem? Kementan Siapkan Strategi Khusus di 10 Provinsi Ini

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat berbagai langkah mitigasi untuk menjaga produksi...

EKONOMI

Fiskal & Moneter Solid. Menkeu Optimis Rupiah Kembali Menguat

Jakarta, hotfokus.com Meski mendapat tekanan yang begitu kuat dari dolar AS sampai...

Rupiah Tembus Rp18.000, Pengamat Prediksi IHSG Berisiko Anjlok ke Level 4.000
EKONOMI

Rupiah Tembus Rp18.000, Pengamat Prediksi IHSG Berisiko Anjlok ke Level 4.000

Jakarta, Hotfokus.com Tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia diperkirakan masih berlanjut. Setelah nilai...

Service Charge Restoran dan Hotel Digugat YLKI, Konsumen Berpeluang Tak Lagi Wajib Bayar Biaya Tambahan
EKONOMI

Service Charge Restoran dan Hotel Digugat YLKI, Konsumen Berpeluang Tak Lagi Wajib Bayar Biaya Tambahan

Jakarta, hotfokus.com Kabar penting bagi konsumen yang kerap makan di restoran atau...