JAKARTA — Maskapai penerbangan Garuda Indonesia meningkatkan jumlah awak kabin haji menjadi 540 awak kabin (sebelumnya 506 awak kabin) pada penerbangan haji 2018. Sebanyak 25% awak kabin merupakan putra-putri daerah.
“Tujuan Garuda Indonesia merekrut awak kabin dari daerah-daerah embarkasi tersebut adalah merupakan bagian dari pelayanan Garuda Indonesia kepada para Jamaah-khususnya untuk mengatasi kendala komunikasi (bahasa), mengingat sebagian Jamaah hanya mampu berbahasa daerah,’’ ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Mansury di Jakarta, Senin (9/4/2018).
Garuda Indonesia juga menyediakan akses information secara real time untuk jamaah dan keluarga yang ingin memantau update perkembangan operasional waktu keberangkatan dan kedatangan setiap kloter haji. Adapun masyarakat dapat mengakses informasi tentang jadwal keberangkatan/kepulangan jamaah melalui website : http://www.haji-ga.com
Adapun penerbangan fase keberangkatan rencananya akan dimulai pada tanggal 17 Juli 2018 sampai dengan 15 Agustus 2018. Gelombang 1 fase keberangkatan tersebut akan diberangkatkan menuju Madinah dari tanggal 17 Juli 2018 sampai dengan 29 Juli 2018. Sedangkan gelombang 2 fase keberangkatan akan diberangkatkan menuju Jeddah pada tanggal 30 Juli 2018 sampai dengan 15 Agustus 2018.
Sementara itu, fase kepulangan akan dimulai dari tanggal 27 Agustus 2018 sampai dengan 25 September 2018. Gelombang 1 fase kepulangan tersebut akan diberangkatkan dari Jeddah dari tanggal 27 Agustus 2018 sampai dengan 8 September 2018. Sedangkan gelombang 2 fase kepulangan akan diberangkatkan dari Madinah pada tanggal 9 September 2018 sampai dengan 26 September 2018.
Pada tahun 2017 lalu, Garuda Indonesia menerbangkan sebanyak 107 ribu jamaah haji, dengan tingkat ketepatan waktu penerbangan (OTP/ontime performance) phase I sebesar 98.19 persen, sementara Phase II (phase kepulangan) mencapai 95.67 persen, atau terbaik sepanjangsejarah penerbangan haji Indonesia. Adapun sebanyak 107 ribu jamaah haji tersebut diterbangkan dari sembilan embarkasi yang dibagi dalam 277 kelompok terbang (kloter). (ACB)
Leave a comment