Jakarta, Hotfokus.com
PT Elnusa Tbk (ELSA) memperkuat kinerja bisnisnya sepanjang sembilan bulan pertama 2026. Hingga kuartal III, perusahaan jasa energi terintegrasi di bawah Subholding Upstream Pertamina ini meraih laba bersih Rp681,5 miliar atau meningkat 29% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Kenaikan laba tersebut berjalan seiring pertumbuhan pendapatan sebesar 16% menjadi Rp12,1 triliun. Elnusa juga membukukan EBITDA Rp1,3 triliun, naik 28% secara tahunan.
Direktur Keuangan Elnusa, Nelwin Aldriansyah, menyebut perusahaan terus menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan kemampuan menghasilkan keuntungan.

“Pertumbuhan laba bersih yang lebih tinggi dibandingkan pendapatan menunjukkan semakin baiknya kualitas pertumbuhan bisnis Elnusa,” ujar Nelwin.
Menurutnya, perusahaan mendorong pencapaian tersebut melalui pengendalian biaya, pemanfaatan aset secara optimal, dan peningkatan produktivitas di berbagai lini usaha.
Dari sisi likuiditas, Elnusa mengantongi kas dan setara kas Rp2,1 triliun hingga akhir September 2026. Perusahaan juga mencatat arus kas operasional positif Rp522,9 miliar, dengan total aset Rp11,7 triliun dan ekuitas Rp5,7 triliun.
Bisnis distribusi dan logistik energi menjadi kontributor terbesar dengan porsi 62% dari total pendapatan. Sementara itu, jasa hulu migas terintegrasi menyumbang 30% dan jasa penunjang migas berkontribusi 8%.
Selain menjaga kinerja keuangan, Elnusa memperkuat kemampuan operasional melalui strategi Cost Leadership, Synergy, dan Operational Excellence.

Pada Oktober 2026, perusahaan menyelesaikan seluruh akuisisi data Survei Seismik 2D dan 3D Tedong di Sulawesi Tengah. Elnusa juga berpartisipasi dalam proyek percontohan teknologi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) berbasis Polymer Flooding di Lapangan Rama, wilayah kerja PHE OSES.
Elnusa turut memberikan imbal hasil kepada investor melalui pembagian dividen tahun buku 2025 sebesar Rp44,29 per saham, dengan rasio pembayaran dividen 45%. Selain itu, peringkat kredit idAA+ dari PEFINDO memperkuat profil kredit perusahaan.
“Kinerja hingga Kuartal III 2026 menjadi fondasi yang kuat bagi Elnusa untuk menjaga momentum positif hingga akhir tahun,” kata Nelwin.
Ke depan, Elnusa akan memperkuat efisiensi, memperluas pasar di luar ekosistem internal Pertamina, serta mengembangkan layanan bernilai tambah untuk menjaga pertumbuhan bisnis dan mendukung ketahanan energi nasional. (***)
Leave a comment