Jambi, hotfokus.com
Musim kemarau meningkatkan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Jambi. Menyikapi kondisi tersebut, Pertamina EP Jambi ikut turun tangan menangani lima kejadian kebakaran dalam satu pekan.
Petugas pemadam Pertamina EP bergerak ke sejumlah lokasi, mulai dari Purnama di Kota Jambi hingga Jalan Lintas Sumatera KM 34. Tim juga menangani api di kawasan SMA 5 Bajubang, KM 29 Tempino, serta Sebapo, Kecamatan Mestong.
Kebakaran tersebut mayoritas terjadi pada area semak dan kebun. Beberapa titik juga berada dekat fasilitas operasi sehingga petugas perlu bertindak cepat agar kobaran tidak menimbulkan risiko lebih besar.
Field Manager Pertamina EP Jambi Kurniawan Triyo Widodo mengatakan pihaknya memperkuat pemantauan selama periode kemarau. Tim langsung menindaklanjuti informasi dari warga maupun temuan patroli.

“Setiap laporan maupun temuan titik api di sekitar wilayah operasi langsung kami cek. Kami kemudian berkoordinasi untuk membantu pemadaman agar api tidak berkembang,” ujar Kurniawan.
Tiga Armada Pemadam Siap Meluncur
Pertamina EP Jambi juga menempatkan tiga fire truck di tiga lokasi strategis, yakni Kenali Asam, Bajubang, dan Petaling. Armada tersebut siap bergerak kapan saja ketika petugas menerima laporan kebakaran.
Perusahaan memastikan tangki air dan bahan bakar setiap kendaraan selalu tersedia. Strategi ini memungkinkan tim langsung menuju lokasi tanpa menunggu persiapan tambahan.
“Kecepatan respons sangat penting untuk mencegah api meluas,” kata Kurniawan.

Pertamina EP turut mengingatkan masyarakat agar tidak membakar lahan selama musim kemarau. Warga juga diminta segera melapor jika melihat titik api supaya petugas dapat melakukan penanganan sedini mungkin. ***
Leave a comment