Jakarta, hotfokus.com
Tingginya kenaikan suku bunga di berbagai negara membuat emas sebagai instrumen investasi tak lagi menarik, harga patokan ekspor (HPE) dan harga referensi (HR) emas pada periode kedua Juni 2026 menukik.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan HPE emas diperiode pertama Juni tercatat 148.396,49 dolar AS menukik menjadi 143.190,64 dolar AS/Kg atau turun 3,51 persen.
Begitu pula HR emas juga menukik, dari 4.615,65 dolar AS menjadi 4.453,73 dolar AS/troy ounce (t oz).
“Menurunnya HPE dan HR emas pada periode kedua Juni 2026 ini akibat kebijakan suku bunga di berbagai negara maju yang berada pada level tinggi sehingga menekan harga emas,” kata Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, dalam keterangannya Senin (15/6/3026) malam.
Selain itu, minat investor terhadap emas sebagai instrumen investasi juga menurun akibat tingginya suku bunga yang meningkatkan daya tarik aset berbunga.
Dari sisi permintaan, Tommy menambahkan aktivitas pembelian emas global cenderung melambat seiring masih berlangsungnya volatilitas pasar internasional.

Sementara itu, pasokan emas yang tetap terjaga di tengah melemahnya permintaan turut menyebabkan terjadinya koreksi harga di pasar internasional dan berdampak pada turunnya HPE serta HR emas. (bi)
Leave a comment