Jakarta, Hotfokus.com
PT Pertamina Lubricants menggandeng Hasston Indonesia serta SMK Walang Jaya Jakarta menggelar program Free Oil Day dengan menyediakan layanan penggantian oli Pertamina Enduro tanpa biaya bagi 2.500 guru yang tergabung dalam PGRI DKI Jakarta.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Pertamina Pusat, Jakarta, pada Sabtu (6/6/2026) itu juga menghadirkan pemeriksaan dan perawatan sepeda motor gratis sebagai bentuk dukungan terhadap aktivitas para guru yang mengandalkan kendaraan roda dua untuk mobilitas sehari-hari.

Program tersebut tidak hanya menyasar kalangan pendidik. Sebanyak 180 siswa jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) dari SMK Walang Jaya ikut ambil bagian sebagai teknisi di lapangan sehingga memperoleh kesempatan mempraktikkan kemampuan yang telah dipelajari di sekolah.
Melalui keterlibatan langsung dalam pelayanan kepada masyarakat, para siswa mendapat pengalaman berharga untuk meningkatkan kompetensi teknis sekaligus memahami standar pelayanan di industri otomotif.
Sinergi antara Pertamina Lubricants, Hasston Indonesia, SMK Walang Jaya Jakarta, dan PGRI DKI Jakarta menjadi bagian dari implementasi pendekatan creating shared value (CSV). Program tersebut dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat, khususnya kalangan guru dan peserta didik.

Direktur Utama Pertamina Lubricants, Sigit Pranowo, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk penghargaan kepada para tenaga pendidik yang memiliki peran strategis dalam mencetak generasi penerus bangsa.
Ia menilai kendaraan yang berada dalam kondisi prima akan membantu kelancaran aktivitas para guru. Karena itu, layanan penggantian oli Pertamina Enduro diharapkan mampu menjaga performa kendaraan sekaligus mendukung mobilitas mereka.
Di sisi lain, guru SMK Walang Jaya Jakarta, Melva, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Free Oil Day. Menurutnya, program tersebut bukan hanya membantu kebutuhan perawatan kendaraan para guru, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran nyata bagi siswa yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Kolaborasi antara dunia usaha, institusi pendidikan, dan komunitas guru melalui program ini diharapkan terus berlanjut sehingga mampu menciptakan dampak positif yang berkesinambungan sekaligus memperkuat pengembangan sumber daya manusia Indonesia. (*)
Leave a comment