Home NASIONAL DMO Minimal 35% Efektif Kawal Pasokan dan Harga MinyaKita
NASIONAL

DMO Minimal 35% Efektif Kawal Pasokan dan Harga MinyaKita

Share
DMO Minimal 35% Efektif Kawal Pasokan dan Harga MinyaKita
Share

Jakarta, hotfokus.com

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, mengungkap kewajiban distribusi domestic market obligation (DMO) minimal 35 persen cukup efektif mengawal ketersediaan pasokan dan harga MinyaKita di pasar.

“Kebijakan kewajiban pendistribusian DMO melalui Bulog dan BUMN Pangan menjadi instrumen penting untuk memastikan ketersediaan pasokan lebih merata menjangkau pasar rakyat,” kata Busan, sapaan akrab menteri dalam keterangannya Kamis (16/4/2026).

Ia merujuk rata-rata harga nasional MinyaKita per 10 April 2026 tercatat Rp15.96/liter. Harga tersebut turun 5,45 persen dibanding 24 Desember 2025 yang mencapai Rp16.881/liter sebelum kebijakan berlaku.

Disebutkan, ketentuan 35 persen merupakan batas minimal yang harus dipenuhi pelaku usaha. Realisasi DMO ini tergantung volume ekspor produk turunan kelapa sawit.

Busan mengungkap pemerintah memperkuat kebijakan DMO dan domestic price obligation (DPO) sebagai respons atas gejolak harga dan pasokan minyak goreng dalam beberapa tahun terakhir.

Melalui skema ini, menurutnya, produsen dan/atau eksportir bersama-sama memenuhi kebutuhan minyak goreng dalam negeri dan memastikan distribusi terkontrol dan tepat sasaran.

Sejak 2022 sampai sekarang penyaluran DMO menggunakan merek MinyaKita yang merupakan merek terdaftar milik pemerintah dan bisa digunakan pelaku usaha. Karenanya, MinyaKita bukan merupakan minyak goreng bersubsidi, melainkan kontribusi pelaku usaha yang melaksanakan ekspor.

Selain itu, Busan juga menegaskan, MinyaKita bukan merupakan indikator tunggal terhadap harga dan pasokan minyak goreng.

Ketersediaan MinyaKita juga tergantung pada DMO. “Saat ini tak terjadi kelangkaan minyak goreng di pasar. Ketersediaan pasokan minyak goreng aman karena masih ada minyak goreng premium dan minyak goreng second brand sebagai opsi,” kata menteri. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Menperin: Industri TPT Masih Jadi Unggulan

Jakarta, hotfokus.com Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, mengungkap industri industri tekstil...

AHY Dorong Kendaraan Listrik, Kunci Tekan Emisi dan Perkuat Industri Baterai Nasional
NASIONAL

AHY Dorong Kendaraan Listrik, Kunci Tekan Emisi dan Perkuat Industri Baterai Nasional

Jakarta, Hotfokus.com Pemerintah mempercepat pengembangan kendaraan listrik berbasis baterai sebagai strategi menekan...

Prabowo Temui Putin di Kremlin, Bahas Geopolitik hingga Kerja Sama Energi
NASIONAL

Prabowo Temui Putin di Kremlin, Bahas Geopolitik hingga Kerja Sama Energi

Jakarta, Hotfokus.com Presiden RI Prabowo Subianto menempatkan isu geopolitik dan kerja sama...

Lawan Mafia Tanah, Sertipikat Mbah Tupon Akhirnya Kembali Setelah Proses Panjang
HUKUMNASIONAL

Lawan Mafia Tanah, Sertipikat Mbah Tupon Akhirnya Kembali Setelah Proses Panjang

Jakarta,Hotfokus.com Perjuangan panjang melawan mafia tanah akhirnya berbuah hasil. Sertipikat tanah milik...