Jakarta, Hotfokus.com
PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan di Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat dalam kondisi siap menghadapi Idulfitri 1447 H. Persiapan dilakukan menyeluruh agar masyarakat dapat menjalankan ibadah hingga merayakan Lebaran tanpa kendala listrik.
Staf Khusus Menteri ESDM, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, menyatakan kondisi kelistrikan Sulawesi Bagian Selatan aman setelah melakukan pengecekan langsung di Makassar.
“Saya telah cek persiapan dan kesiagaan PLN dalam mengawal momen Ramadan dan Idulfitri tahun ini. Kapasitas listrik dan kebutuhan listrik cukup,” ujarnya.
Direktur Manajemen Risiko PLN, Adi Lumakso, menjelaskan perusahaan sudah melakukan langkah antisipatif sejak awal. PLN melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan di seluruh lini, mulai dari pembangkitan hingga distribusi, untuk menjaga keandalan sistem.

“Dalam menghadapi momen ini, kami melakukan upaya preventif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman,” kata Adi.
General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengungkapkan kapasitas listrik mencapai 2.285 MW dengan estimasi beban puncak 1.718 MW. Kondisi ini menghasilkan cadangan daya sebesar 567 MW yang memperkuat keandalan pasokan.
PLN juga mengoperasikan 102 posko siaga serta mengerahkan 4.972 personel untuk menjaga distribusi listrik tetap stabil. Selain itu, dukungan kendaraan listrik diperkuat melalui 69 SPKLU yang tersebar di 53 titik.
Ardam Rafif Trisilo menegaskan, “Kesiapan listrik yang andal menjadi kunci agar aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri berjalan lancar tanpa gangguan.”
Untuk mendukung operasional, PLN turut menyiapkan berbagai peralatan seperti genset, UPS, gardu bergerak, hingga tim khusus PDKB. (*)
Leave a comment