Home INTERNASIONAL Jelang Imlek, Ekspor Perikanan Ke Taiwan dan Korsel Diprediksi Melesat
INTERNASIONAL

Jelang Imlek, Ekspor Perikanan Ke Taiwan dan Korsel Diprediksi Melesat

Share
Jelang Imlek, Ekspor Perikanan Ke Taiwan dan Korsel Diprediksi Melesat
Share

Jakarta, hotfokus.com

Jelang Tahun Baru Imlek 2026, ekspor perikanan Indonesia ke Taiwan dan Korea Selatan (Korsel) diprediksi melesat.

Melesatnya ekspor ini, menyusul diterbitkannya 33 approval number baru dari otoritas kompeten Taiwan dan Korsel, sehingga jumlah perusahaan yang mengekspor perikanan ke dua negara itu semakin banyak.

“Beberapa waktu lalu, kami menerima notifikasi resmi dari otoritas Taiwan dan Korea Selatan tentang persetujuan mendapatkan approval number bagi 33 UPI baru yang kami ajukan,” kata Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ishartini, Selasa (27/1/2026).

Dengan adanya penambahan approval number tersebut tentu akan mendongkrak kinerja ekspor, khususnya untuk memenuhi permintaan ikan pada Hari Raya Imlek 2026.

“Total UPI yang mendapat approval number dari otoritas Korea Selatan kini mencapai 710 perusahaan, sedangkan dari otoritas Taiwain sebanyak 711 UPI,” jelasnya.

Ia mengungkap ekspor ikan ke Korea Selatan dan Taiwan kian menggeliat. Pada 2025 lalu, volume ekspor mencapai 26.107 ton ke Korea Selatan dan 57.308 ton ke Taiwan dengan perkiraan nilai masing-masing sekitar 87.306.537 dolar AS atau setara Rp1,37 triliun dan 106.353.188 dolar AS atau setara Rp1,78 triliun.

Sedangkan komoditas unggulan diantaranya Shrimp Cracker Pellets, Dried Eucheuma Cottonii Seaweed, Dried Eucheuma Cottonii, Frozen Itoyori Surimi, Frozen Argentina Red Shrimp untuk Korea Selatan dan Live Babylon Shell, Live Nylon Shell, Frozen Squid, Frozen Tilapia Belly Meat, Live Hard Clam untuk Taiwan.

Approval number yang diterbitkan oleh otoritas kompeten negara atau wilayah tujuan ekspor diperoleh setelah melalui rangkaian proses inspeksi terhadap penerapan standar sanitasi, higiene serta prinsip – prinsip keamanan pangan.

Selain itu, pengajuan approval number juga hanya bisa dilakukan oleh competent authority yang diakui negara pengimpor. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pajak Ekspor CPO Pada April Naik Jadi 961,54 Dolar AS/Metrik Ton
INTERNASIONAL

Indonesia dan Inggris Bersinergi Tingkatkan Pengawasan Barang Beredar

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah diwakili Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Pemerintah Inggris melalui United...

Ketegangan AS–Venezuela Bayangi Rantai Pasok, Ekspor RI Perlu Waspada
INTERNASIONAL

Ketegangan AS–Venezuela Bayangi Rantai Pasok, Ekspor RI Perlu Waspada

Jakarta, Hotfokus.com Ketegangan geopolitik global kembali memanas setelah Amerika Serikat melancarkan serangan...

INTERNASIONAL

Lagi, RI Kirim 243 Pekerja Migran ke Korsel. Bekerja Sambil Belajar

Jakarta, hotfokus.com Lagi, Indonesia melalui skema government to government (G to G)...

Ekspor rebar Indonesia ke Australia kembali terbuka setelah penyelidikan antidumping dihentikan. Produk baja RI dipastikan bebas BMAD.
INTERNASIONAL

Produk Rebar Indonesia Bebas BMAD, Ekspor Ke Australia Siap Digenjot

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah Australia resmi menghentikan penyelidikan antidumping terhadap produk hot rolled...