Jakarta, Hotfokus.com
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pemulihan RSUD Tamiang seluas 41.644 meter persegi agar layanan kesehatan kembali berjalan bertahap. Fokus utama saat ini mencakup pembersihan ruang layanan inti yang tertutup sedimen serta penyaluran air bersih dari SPAM IKK Karang Baru ke area rumah sakit.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan langkah cepat ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar fasilitas layanan publik berfungsi optimal di masa tanggap darurat.
“Amanah Pak Presiden, dalam kondisi darurat ini seluruh rumah sakit dan puskesmas harus kembali difungsikan secara maksimal seiring waktu,” ujar Dody, Jumat (2/1/2025).

Untuk mempercepat pekerjaan, Kementerian PU mengerahkan 137 pekerja dengan dukungan alat berat dan manual. Di lapangan, tim menggunakan dua unit excavator dan sembilan dump truck. Selain itu, pekerja memanfaatkan peralatan manual berupa 40 cangkul, 50 angkong, dan 30 sekop guna mempercepat pembersihan sedimen di area layanan.
Di sisi lain, PU juga menyiapkan pasokan air bersih melalui SPAM IKK Karang Baru berkapasitas 100 liter per detik yang telah masuk tahap penanganan pascabencana. Pekerjaan meliputi pembersihan sedimen, pengukuran area untuk finalisasi, persiapan fabrikasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) baja baru berkapasitas 2 x 50 liter per detik, serta perawatan IPA beton 100 liter per detik agar tetap berfungsi darurat. Tim juga melakukan pengecatan reservoir dan bangunan IPA beton.
Sambil berjalan, pipa air dari SPAM mulai disambungkan ke RSUD Tamiang. Perbaikan jaringan perpipaan internal yang tersumbat sedimen juga terus dikebut. “Air bersih harus segera mengalir ke rumah sakit. Kami percepat penyambungan pipa dari IPA Karang Baru agar kebutuhan air di setiap ruangan yang sudah beroperasi terpenuhi,” tegas Dody. (SA/GIT)
Leave a comment