Subagut, hotfokus.com
Pertamina bergerak cepat memulihkan akses vital di Sumatera usai longsor besar yang memutus jalur utama antarwilayah. Untuk memastikan proses evakuasi material berjalan tanpa henti, perusahaan energi nasional tersebut menyalurkan 8.000 liter Dexlite guna menghidupkan alat-alat berat yang bekerja di titik longsor Tapanuli Utara–Tapanuli Tengah–Tapanuli Selatan hingga Sibolga.
Distribusi BBM dilakukan memakai jeriken agar suplai bisa mencapai area terdampak yang sulit ditembus kendaraan. Jalur lintas yang terputus ini menjadi rute penting mobilitas warga serta distribusi bahan pangan dan kebutuhan logistik, sehingga pembukaannya harus dilakukan secepat mungkin.

Ekskavator dan peralatan lainnya membutuhkan solar stabil agar pekerjaan tidak terhambat. Pertamina memastikan dukungan energi berjalan nonstop untuk mempercepat proses pembersihan dan pemulihan mobilitas masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menegaskan bahwa dukungan ini lebih dari sekadar suplai BBM.
“Pasokan bahan bakar ini kami harapkan dapat membantu memulihkan aktivitas masyarakat, memudahkan penyaluran bantuan logistik serta pendistribusian BBM dan LPG,” ujar Fahrougi.
Koordinasi intensif terus dilakukan Pertamina bersama tim penanganan bencana agar seluruh alat berat tetap beroperasi tanpa hambatan. Perusahaan juga menyiapkan opsi penambahan suplai jika kebutuhan meningkat di lapangan.

Dengan pasokan energi yang konsisten, proses pembukaan akses jalan ditargetkan berlangsung lebih cepat. Harapannya, arus logistik, bantuan kemanusiaan, dan aktivitas warga bisa kembali pulih dalam waktu dekat. Pertamina menegaskan tetap siaga hingga seluruh wilayah terdampak benar-benar kembali normal. (*)
Leave a comment