Home NASIONAL KKP Jajaki Kerjasama Sertifikat Elektronik dengan Rusia, Ekspor Ikan Bakal Lebih Cepat!
NASIONAL

KKP Jajaki Kerjasama Sertifikat Elektronik dengan Rusia, Ekspor Ikan Bakal Lebih Cepat!

Share
KKP Jajaki Kerjasama Sertifikat Elektronik dengan Rusia, Ekspor Ikan Bakal Lebih Cepat!
Share

Jakarta, hotfokus.com

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperluas peluang ekspor produk perikanan Indonesia. Terbaru, KKP membuka perundingan dengan otoritas kompeten Rusia, Rosselkhoznadzor, untuk menjalin kerjasama penerapan sertifikat mutu (HC mutu) berbasis elektronik atau e-certificate (ECert).

Langkah ini dinilai strategis karena akan mempercepat proses ekspor ikan ke Rusia dan negara anggota Uni Ekonomi Eurasia (EEU), serta memberikan kemudahan bagi pelaku usaha sektor perikanan.

“Kami menginisiasi kerjasama sertifikat elektronik agar pengiriman HC mutu dilakukan melalui aliran data elektronik dengan Rusia dan sebaliknya,” ujar Ishartini, Kepala Badan Mutu KKP, dalam keterangan resmi, Senin (5/5/2025).

Ekspor Ikan ke Rusia Jadi Lebih Mudah dan Cepat

Dengan sistem sertifikasi elektronik, proses bongkar muat produk perikanan akan menjadi lebih efisien. Artinya, produk dari Indonesia bisa lebih cepat masuk ke pasar Rusia dan negara EEU tanpa kendala administratif yang rumit.

Kerjasama ini disebut akan memudahkan pelaku usaha ekspor perikanan dalam memenuhi persyaratan keamanan dan mutu yang berlaku di pasar internasional, khususnya Rusia.

Bagian dari Kesepakatan Internasional MRA

Rencana kerjasama ECert ini merupakan bagian dari Mutual Recognition Arrangement (MRA) antara Indonesia dan Rusia, yang bertujuan menyelaraskan sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan (SJMKHP).

Beberapa poin penting dalam ruang lingkup MRA antara lain:

  • Harmonisasi SJMKHP
  • Inspeksi bersama (joint pre-border inspection)
  • Registrasi perusahaan ekspor-impor
  • Penguatan kapasitas (capacity building)
  • Kerjasama teknis pengujian mutu berbasis manajemen risiko

“MRA ini menjadi payung hukum pelaksanaan ECert bilateral. Kami juga melibatkan INSW sebagai platform pertukaran data elektronik dengan sistem Rusia,” lanjut Ishartini.

Dengan sistem ini, proses ekspor dinilai akan menjadi lebih transparan, cepat, dan efisien di tengah tuntutan pasar global yang semakin kompetitif.(SA/GIT)

:

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2021 Bergantung Perkembangan Varian Delta
NASIONAL

Pemerintah akan Bentuk BUMN Khusus Bidang Semikonduktor

Jakarta, hotfokus.com Industri elektronik menjadi salah sektor prioritas yang mendapat perhatian serius....

Mentan Amran menyita 133 ton bawang bombay ilegal dan menegaskan tak ada toleransi impor ilegal yang merugikan petani.
NASIONAL

Amran Geram! Impor Ilegal Bawang Ancam Petani, 133 Ton Disita dan Pelaku Diburu

Jakarta, hotfokus.com Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kembali mengirim sinyal keras ke...

Penjaminan dan asuransi ekspor dinilai krusial untuk menekan risiko perdagangan global di tengah gejolak geopolitik dan digitalisasi transaksi.
NASIONAL

Penjaminan Ekspor Jadi Andalan Hadapi Gejolak Perdagangan Global

Jakarta, hotfokus.com Dinamika perdagangan global yang makin kompleks menuntut pelaku usaha dan...

NASIONAL

Nelayan dari KNMP Bentenge Ekspor Perdana 1 Ton Ikan Segar ke Arab

Jakarta, hotfokus.com Keren, nelayan dari Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Bentenge, Kabupaten...