Home NASIONAL Menteri P2MI: Target Pengiriman 425 Ribu Pekerja Ke Luar Negeri
NASIONAL

Menteri P2MI: Target Pengiriman 425 Ribu Pekerja Ke Luar Negeri

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Pemerintah menargetkan pengiriman atau penempatan 425 ribu pekerja migran Indonesia ke luar negeri pada tahun ini. Target ini meningkat 20-30 persen dibanding tahun lalu yang tercatat 297 ribu.

“Tentunya peningkatan target ini melalui keahlian,” kata Menteri Pelindungan Pekerja Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, dalam keterangannya seperti dilansir Kamis (20/2/2025).

Karena itu, ia mengungkap ekosistem pelindungan pekerja migran harus dibentuk dengan menggandeng stakeholder lainnya.

Terkait dengan meningkatnya target penempatan pekerja migran Indonesia ke luar negeri, menteri mengaku telah bertemu dengan pihak ketenagakerjaan di Jepang dan Arab Saudi. Kedua negara tersebut membutuhkan tenaga kerja migran masibg-masing 200-300 ribu pada 2025 ini.

Namun, Karding mengingatkan jika mau bekerja ke luar negeri harus menguasai bahasa asing, memiliki keahlian serta harus siap mental. “Kerja di luar negeri tak semudah yang dibayangkan. Harus melalui prosedur yang benar dan terdata di sistem, karena menyangkut pelindungan internasional,” tandasnya.

Sepanjang 2024, PLN Sukses Tambah Jumlah SPKLU di Seluruh Indonesia Hingga 299%

Mengenai hashtag #KaburAjaDulu di media sosial, menteri menegaskan tagar tersebut merupakan masukan, aspirasi bagi KP2MI bekerja lebih baik lagi. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pemerintah dorong hilirisasi lewat KEK Gresik. Investasi tembus USD6,1 miliar, sektor manufaktur jadi motor utama.
NASIONAL

KEK Gresik Makin Moncer, Pemerintah Gaspol Hilirisasi Lewat Pabrik Melamin

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah mempercepat penguatan hilirisasi industri untuk mendorong transformasi ekonomi nasional....

NASIONAL

UU Perlindungan Konsumen Kurang ‘Bergigi’. Mendag: Perlu Direvisi

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah mengaku Undang-undang Perlindungan Konsumen (UUPK) No 8/1999 masih kurang...

Hilirisasi SDA Dipercepat, Pemerintah Dorong Investasi Berkelanjutan Berbasis Nilai Tambah
NASIONAL

Hilirisasi SDA Dipercepat, Pemerintah Dorong Investasi Berkelanjutan Berbasis Nilai Tambah

Jakarta, Hotfokus.com Rachmat Kaimuddin menekankan pentingnya percepatan hilirisasi sumber daya alam (SDA)...

Kemenkop dan MUI Bersatu, Koperasi Jadi Motor Penguatan Ekonomi Umat
NASIONAL

Kemenkop dan MUI Bersatu, Koperasi Jadi Motor Penguatan Ekonomi Umat

Jakarta, Hotfokus.com Kementerian Koperasi menggandeng Majelis Ulama Indonesia untuk memperkuat ekonomi umat...