Home NASIONAL Spanyol Diterjang Badai Dana, Peluang Produk Makanan RI Terbuka
NASIONAL

Spanyol Diterjang Badai Dana, Peluang Produk Makanan RI Terbuka

Share
Share

Barcelona, hotfokus.com

Badai Depresión Aislada en Niveles Altos (DANA) yang menerjang sejumlah wilayah pertanian di Spanyol pada 29 Oktober 2024 membuka peluang terhadap produk makanan olahan Indonesia ke negara tersebut.

“Sejumlah wilayah pertanian penting di timur dan selatan Spanyol turut terdampak banjir, sehingga mengancam stok pangan,” kata Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Barcelona, Freddy Josep Pelawi, dalam keterangannya, Jumat (1/11/2024).

Kondisi ini tentu memberi peluang terhadap produk makanan olahan Indonesia ke Spanyol, terutama untuk memenuhi kebutuhan pangan menjelang musim dingin serta perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Meski memiliki peluang, Josep menambahkan Spanyol mengikuti aturan impor produk makanan Uni Eropa yang memiliki standar keamanan cukup ketat. Namun Pelaku usaha Indonesia yang bergerak di industri makanan olahan dapat melihat sebagai peluang, bahkan meningkatkan ekspor ke Spanyol.

Ia memperkirakan Spanyol. ancaman gangguan suplai sayuran dan buah segar dapat terjadi karena rusaknya wilayah pertanian di Valencia, Murcia dan Malaga. Di sisi lain, Indonesia memiliki kemungkinan ekspor produk buah dan sayuran segar ke Spanyol.

Namun, ia tidak menutup mata ekspor ini akan terkendala jarak dan persaingan harga. “Ekspor produk buah dan sayuran segar dari Indonesia ke Spanyol dimungkinkan, namun terkendala jarak dan biaya. Spanyol adalah negara yang dikenal dengan biaya hidup cukup murah, sehingga faktor harga sangat penting dalam memasuki pasar Spanyol,” jelasnya.

Josep menyebut Indonesia memiliki kemampuan ekspor produk makanan olahan ke seluruh dunia hingga 6,5 miliar dolar AS. Khusus ke Spanyol, Indonesia pada 2023 lalu mengekspor produk makanan olahan seperti buah kaleng, sayuran, dan aneka kacang senilai 28,30 juta dolar AS.

Jika dilihat total perdagangan Indonesia dan Spanyol, Indonesia mencatat surplus perdagangan terhadap spanyol sebesar 2,7 miliar dolar AS pada 2023. Sementara itu, kebutuhan Spanyol akan produk pangan olahan mencapai 1,90 miliar dolar AS dan diimpor dari seluruh dunia.

Di sisi lain, Spanyol mengekspor buah segar senilai 10,60 miliar dolar AS dan sayuran segar senilai 9,30 miliar dolar AS ke dunia. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Unpad Buka Kampus Pascasarjana di Jakarta, Ferry: Perkuat SDM Profesional
NASIONAL

Unpad Buka Kampus Pascasarjana di Jakarta, Ferry: Perkuat SDM Profesional

Jakarta, Hotfokus.com Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi menghadirkan Kampus Pascasarjana di Jakarta untuk...

Mendag: Tak Anti Asing, Ingin Pasar Banyak Diisi Produk lokal
NASIONAL

Mendag: Tak Anti Asing, Ingin Pasar Banyak Diisi Produk lokal

Cibubur, hotfokus.com Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso, mengaku dirinya tak anti produk...

KKP melatih 30 pelaku usaha lewat Program Gemilang untuk meningkatkan literasi keuangan dan memperluas akses KUR sektor perikanan.
NASIONAL

KKP Bekali UMKM dan Koperasi Literasi Keuangan, Genjot Akses KUR Perikanan

Jakarta, hotfokus.com Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memulai pilot project Program Generasi...

Mentan Andi Amran mempercepat cetak sawah, optimalisasi lahan, dan hilirisasi untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
NASIONAL

Mentan Ungkap Strategi Perkuat Ketahanan Pangan, dari Cetak Sawah hingga Hilirisasi

Jakarta, hotfokus.com Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan pemerintah terus memperkuat ketahanan...