Home NASIONAL YLKI Sebut Rencana Penerapan Subsidi KRL Berbasis NIK Sebagai Kebijakan Absurd
NASIONAL

YLKI Sebut Rencana Penerapan Subsidi KRL Berbasis NIK Sebagai Kebijakan Absurd

Share
Pemerintah Wacanakan Tarif KRL Naik, Ini Kata YLKI
Share

Jakarta, hotfokus.com

Rencana pemerintah menerapkan kebijakan tarif KRL bersubsidi berbasis NIK (nomer induk kepegawaian) menuai protes keras masyarakat. Rencana kebijakan yang akan diimplementasikan di tahun depan ini sangat tidak adil dan cenderung tidak logis.

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menjelaskan pengguna angkutan massal sudah selayaknya mendapat subsidi karena mereka berperan besar terhadap pengurangan kemacetan, polusi hingga mampu menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Meskipun pengguna KRL ada beberapa yang mampu secara kelas ekonomi, namun tetap perlu mendapatkan apresiasi dari pemerintah. Oleh karena itu pemerintah harus berpikir ulang kembali sebelum menerapkan kebijakan absurd ini.

“Mereka telah rela menggunakan angkutan umum masal seperti KRL dan meninggalkan motornya atau bahkan mobilnya, itu kan harus diapresiasi,” kata Tulus dalam keterangannya, Senin (2/9/2024).

Dengan dalih penerapan subsidi yang tepat sasaran dalam rencana kebijakan ini dinilai Tulus sebagai dasar kebijakan yang salah kaprah. Pasalnya di saat yang sama pemerintah justru menerapkan subsidi untuk kendaraan listrik, padahal pengguna kendaraan listrik adalah masyarakat yang memiliki ekonomi menengah atas.

“Ini subsidi pengguna angkutan masal KRL malah mau diutak-atik dengan alasan berbasis NIK demi keadilan dan tepat sasaran. Ini kan aneh bahkan absurd alias menggelikan,” kata Tulus. (DIN/SL)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
NASIONAL

Nelayan dari KNMP Bentenge Ekspor Perdana 1 Ton Ikan Segar ke Arab

Jakarta, hotfokus.com Keren, nelayan dari Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Bentenge, Kabupaten...

NASIONAL

Wamendag: Program B50 Tak akan Ganggu Ekspor Sawit ke Pakistan

Pakistan, hotfokus.com Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti Widya Putri, menegaskan...

NASIONAL

Waspada, Informasi Pendaftaran Program Bantuan Subsidi Upah 2026

Jakarta, hotfokus.com Masyarakat diingatkan tidak tergiur terhadap informasi palsu atau hoaks terkait...

RI Betot Potensi Transaksi Rp1,16 Triliun di CAEXPO 2025 di Tiongkok
NASIONAL

Rantai Pasok Distribusi JadiKunci Stabilitas Harga Pangan

Bandung, hotfokus.com Bencana alam yang meluluhlantakan sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh...