Home EKONOMI HPE Produk Pertambangan Periode Agustus 2024 Turun
EKONOMI

HPE Produk Pertambangan Periode Agustus 2024 Turun

Share
Share

Jakarta, hotfokus.com

Menyusul menurunnya permintaan di pasar dunia, harga produk pertambangan pada periode Agustus 2024 turun. Turunnya harga ini berdampak menurunnya harga patokan ekspor (HPE).

“Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perdagangan No 968/2024 pada 29 Juli 2024 tentang Harga Patokan Ekspor atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Budi Santoso, Rabu (31/7/2024).

Disebutkan, harga rata-rata produk pertambangan yang turun pada periode Agustus 2024, yaitu konsentrat tembaga (Cu≥ 15 persen) dengan harga rata-rata 3.856,08 dolar AS/WE atau turun sebesar 1,80 persen. Kemudian konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) (Fe≥ 50 persen dan Al2O2+ SiO2≥ 10 persen) dengan harga rata-rata 47,07 dolar AS/WE atau turun 5,45 persen. Harga rata-rata konsentrat timbal (Pb ≥ 56persen) dengan 886,64 dolar AS/WE atau turun 1,87 persen dan konsentrat seng (Zn ≥ 51persen) dengan harga rata-rata 801,81 dolar AS/WE atau turun sebesar 1,16 persen.

Dirjen menambahkan HPE produk pertambangan periode Agustus 2024 ditetapkan berdasarkan masukan dan usulan tertulis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) selaku instansi teknis terkait. Sebelum memberikan usulan tersebut, Kementerian ESDM melakukan menghitung data berdasarkan harga dari data Asian Metal, London Bullion Market Association (LBMA), dan London Metal Exchange (LME).

Selanjutnya, HPE ditetapkan dalam rapat koordinasi antar instansi terkait yang terdiri atas Kementerian Perdagangan, Kementerian ESDM, Kemenko Perekonomian, Kemenko terian Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Keuangan dan Kementerian Perindustrian. (bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...

EKONOMI

Pundi Cadangan Devisa Kian Tebal 156,5 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Pundi cadangan devisa (cadev) pemerintah akhir Desember 2025 makin tebal....

PPN DTP dorong pasar properti. Rumah123 catat permintaan hunian baru naik 16,8% sepanjang 2025.
EKONOMI

Marketplace Properti Ungkap Efek Nyata PPN DTP, Permintaan Naik Dua Digit

Jakarta, hotfokus.com Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kembali membuktikan...