Home NASIONAL Hidrogen, Apresiasi Untuk Langkah Inovatif PLN
NASIONAL

Hidrogen, Apresiasi Untuk Langkah Inovatif PLN

Share
Share

Oleh: Defiyan Cori
Ekonomi Konstitusi

Sebagai pemegang mandat konstitusi ekonomi Pasal 33 UUD 1945, khususnya disektor energi ketenagalistrikan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Perusahaan Listrik Negara (PLN) memulai langkah inovatif dan strategis. Pada tanggal 21 Februari 2021 Direktur Utama PLN meresmikan Hydrogen Center dan Stasiun Pengisian Ulang Hidrogen/SPUH (Hydrogen Refueling Station) dikawasan senayan Jakarta sebagai wujud komitmen bagi pengembangan energi bersih dalam mencapai cita-cita Indonesia Emas 2045. Tentu saja, ada pekerjaan rumah disektor hilir yang harus segera diatasi oleh pemerintah dengan melibatkan Perguruan Tinggi.

Terobosan ini memiliki nilai tidak saja dalam pengertian aksi korporasi yang mengejar kinerja BUMN semata, melainkan langkah penting dalam memanfaatkan potensi Sumber Daya EBET yang tersedia beragam di tanah air Indonesia. Memang pembuktian disektor hulu sumber hidrogen ini masih membutuhkan waktu, namun dengan dukungan yang kuat dari para pemangku kepentingan (stakeholders) adalah faktor kunci (key factor). Betapa tidak membanggakan, kebijakan dan program nyata Energi Baru dan Energi Terbarukan (EBET) masih tarik menarik kepentingan atau hanya omon-omon saja, maka jajaran manajemen PLN dibawah kepemimpinan Dirutnya Darmawan Pradsojo melakukan terobosan (breakhthrough).

Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTGU) Kamojang sebagai sumber energi yang selama ini dikenal sebagai pembangkit listrik ternyata bisa menghasilkan hidrogen untuk dimanfaatkan secara optimal potensinya dalam mendukung program pemerintah dibidang energi hijau dan bersih (clean and green energy). Potensi hidrogen yang bisa dihasilkan bisa mencapai 128 ton per tahun atau setara untuk konsumsi bahan bakar 450 unit mobil. Dengan Pusat Hidrogen yang dimiliki oleh PLN saat ini diharapkan akselerasi penelitian dan pengembangan menuju energi hijau dan bersih bekerjasama dengan BRIN (BPPT telah mulai meneliti sejak 2011) dapat diwujudkan pada tahun 2030, meskipun pihak Jepang melalui perusahaan otomotifnya Toyota baru akan memasarkan kendaraan bermotor dengan bahan bakar hidrogen ini pada tahun 2031.

Last but not least, kami bertiga (Sofyano Zakaria, Salamuddin Daeng) sebagai pengamat energi yang mendapat undangan secara khusus dalam peresmian tersebut sangat berterima kasih kepada Dirut PLN Darmawan Pradsojo. Sambutan yang diberikan kepada kami sungguh diluar perkiraan disebabkan status pengamat energi bukanlah sebagai tamu istimewa atau Very Important Person (VIP). Namun, justru Dirut PLN, Bapak Darmawan Prasodjo mengajak kami berkeliling ke beberapa tempat dan memberikan penjelasan secara teknis operasionalisasi bahan bakar hidrogen tersebut. Sungguh pimpinan sebuah BUMN yang memberikan penghargaan tinggi kepada nilai kemanusiaan yang adil dan beradab. Selamat kepada PLN dan semoga menjadi langkah optimis anak bangsa disektor EBET dalam membangun perekonomian bangsa secara mandiri dan berdaulat mencapai cita-cita Indonesia Emas, adil, makmur dan sejahtera tahun 2045.[•]

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Pemerintah Terus Pacu Ekosistem Kelapa Sawit
NASIONAL

Pemerintah Terus Pacu Ekosistem Kelapa Sawit

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah terus memacu penguatan ekosistem riset dan inovasi sebagai pondasi...

Kemenperin: Samwon Busana Tak Hengkang dari Indonesia
NASIONAL

Kemenperin: Samwon Busana Tak Hengkang dari Indonesia

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah mengungkap Samwon Busana tak keluar alias hengkang dari Indonesia,...

Berkah Piala Dunia, Omset UMKM Terkerek Naik
NASIONAL

Berkah Piala Dunia, Omset UMKM Terkerek Naik

Jakarta, Hotfokus.com Piala Dunia 2026 resmi berakhir dengan Spanyol keluar sebagai juara...

Penyaluran BBM Khusus Rp15 Ribu/Liter Buat Kapal 30-200 GT. Apa Saja Syaratnya?
NASIONAL

Penyaluran BBM Khusus Rp15 Ribu/Liter Buat Kapal 30-200 GT. Apa Saja Syaratnya?

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah tengah menyiapkan skema penyaluran solar dengan harga khusus Rp15...