Home EKONOMI Kelola Dana Bergulir LPDB, KKSA Sejahterakan Anggota
EKONOMI

Kelola Dana Bergulir LPDB, KKSA Sejahterakan Anggota

Share
Kelola Dana Bergulir LPDB, KKSA Sejahterakan Anggota
Share

Cikarang, Hotfokus.com

Koperasi Konsumen Karyawan Surya Abadi (KKSA) Cikarang mampu mensejahterakan para anggota dan masyarakat, setelah mengelola dana bergulir yang diperoleh dari LPBD KUMKM.

Ketua KKSA Dadang Komara, mengatakan setelah mendapat informasi dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bekasi pada 2022 lalu mengenai pembiayaan murah dari LPDB-KUMKM, langsung mengajukan pinjaman Rp2,5 miliar. Permohonan tersebut disetujui.

Pada 2023, koperasi yang dikelolanya kembali mengajukan pinjaman kedua sebesar Rp3 miliar. Kedua pinjaman tersebut hingga kini berstatus kolekbilitas dengan pembayaran lancar.

“Kami memilih LPDB-KUMKM, karena suku bunganya relatif rendah, sehingga berdampak terhadap pendapatan koperasi,” kata Dadang, dalam keterangannya, Jumat (24/11/2023).

Ia mengaku KKSA memiliki beberapa usaha seperti retail, pengadaan barang dan jasa, catering dan usaha simpan pinjam di Kabupaten Bekasi. Melalui aplikasi yang bernama Enigma yang beroperasi sejak November 2021, KKSA meningkatkan kualitas layanan melalui teknologi serta menerapkan aplikasi berbasis digital guna memaksimalkan fungsi layanan kepada anggota.

“Selain itu, secara khusus kami berharap LPDB-KUMKM dapat memberikan kemudahan kepada koperasi yang lancar pembayaran pinjaman LPDB-KUMKM, sehingga bisa mengakses pinjaman lebih besar lagi, tentu dengan keringanan dari sisi jumlah nilai jaminan,” ucapnya.

Sementara Direktur Utama LPDB-KUMKM Supomo menyatakan, jelang akhir tahun 2023, LPDB-KUMKM optimis mencapai target penyaluran dana bergulir 2023 sebesar Rp1,8 triliun. Hingga 17 November 2023, LPDB-KUMKM telah menyalurkan pinjaman/pembiayaan di tahun 2023 sebesar Rp1,43 triliun, yakni melalui pola konvensional sebesar Rp872,33 miliar, dan melalui pola syariah sebesar Rp559,11 miliar.

“LPDB-KUMKM memberi dukungan akses permodalan kepada koperasi yang bergerak di berbagai sektor usaha, mulai dari pertanian, perikanan, peternakan, perdagangan, dan jasa. Dukungan keuangan ini diharapkan dapat membantu koperasi dalam meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saingnya,” kata Supomo. (asl/bi)

Share

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Articles
Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible
EKONOMI

Ekspor Rajungan Sulit Tembus Pasar AS Tanpa Certificate of Admissible

Jakarta, hotfokus.com Ekspor rajungan sulit menembus pasar Amerika Serikat (AS), jika pelaku...

EKONOMI

Menkeu: Jaga Ekonomi Tetap Tumbuh Tanpa Bahayakan APBN

Jakarta, hotfokus.com Pemerintah akan memberi suntikan berupa stimulus ekonomi agar perekonomian tetap...

EKONOMI

Pundi Cadangan Devisa Kian Tebal 156,5 Miliar Dolar AS

Jakarta, hotfokus.com Pundi cadangan devisa (cadev) pemerintah akhir Desember 2025 makin tebal....

PPN DTP dorong pasar properti. Rumah123 catat permintaan hunian baru naik 16,8% sepanjang 2025.
EKONOMI

Marketplace Properti Ungkap Efek Nyata PPN DTP, Permintaan Naik Dua Digit

Jakarta, hotfokus.com Insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) kembali membuktikan...